Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

KSBB: Program Bantu Sesama di Tengah Pandemi Ala Pemprov DKI Jakarta

Dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang berdampak pada masalah kesehatan dan ekonomi tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri.

KSBB: Program Bantu Sesama di Tengah Pandemi Ala Pemprov DKI Jakarta
Pemprov DKI Jakarta

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang berdampak pada masalah kesehatan dan ekonomi tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Perlu kerja sama dari masyarakat untuk saling meringankan beban sesama.

Wadah berbagi untuk menguatkan sesama tersebut diwujudkan Pemprov DKI Jakarta melalui program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB). Dengan program tersebut, warga yang ingin berbagi dipertemukan dengan warga yang membutuhkan bantuan. 

"Jadi, melalui program ini, masyarakat yang ingin membantu difasilitasi agar bantuannya diterima masyarakat," kata Kepala Biro Kerja Sama Daerah Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata, pada Jumat, (13/11/2020).

Lebih jauh, Andhika menjelaskan, program KSBB memudahkan donatur mencari calon penerima bantuan melalui data terbuka yang disediakan Pemprov DKI Jakarta pada situs corona.jakarta.go.id. Sehingga, selain tepat sasaran, bantuan yang disalurkan juga tidak tumpang tindih.

"Datanya dapat diakses publik sehingga bantuan merata," imbuhnya.

Andhika memaparkan, sejauh ini sudah ada empat program KSBB yang dirancang Pemprov DKI Jakarta. Di antaranya, KSBB Pangan, KSBB UMKM, KSBB Pendidikan, dan KSBB Penataan Pemukiman.

Untuk KSBB Pangan yang dimulai sejak April lalu, donatur dapat memberikan bantuan berupa sembako, makanan siap saji, paket lebaran, dan paket THR.

"Kriteria penerima bantuannya sama seperti penerima bantuan sosial dari DKI untuk warga yang mebutuhkan selama PSBB," katanya.

Selanjutnya, KSBB UMKM. Program ini dirancang mengingat pandemi COVID-19 juga berdampak pada sektor UMKM. Banyak UMKM yang tidak bisa bertahan karena terbatasnya daya beli dan aktivitas masyarakat. Sementara, di satu sisi, UMKM merupakan salah satu penggerak ekonomi yang sangat vital.

Dengan KSBB UMKM, Pemprov DKI Jakarta memfasilitasi pelatihan, prasarana, hingga permodalan. "Sehingga, mereka dapat melakukan akitivitas usahanya kembali dengan bantuan permodalan, dan bisa bertahan dengan bantuan pelatihan baik online maupun offline," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas