Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jenis Imunisasi Dasar Lengkap untuk Cegah Stunting, Ini Daftar dan Jadwalnya

Berikut jenis imunisasi dasar lengkap yang dapat diberikan kepada bayi hingga anak-anak. Dapat digunakan untuk pencegahan stunting.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Enggar Kusuma Wardani
Editor: Nuryanti
zoom-in Jenis Imunisasi Dasar Lengkap untuk Cegah Stunting, Ini Daftar dan Jadwalnya
SURYA/SURYA/PUR
Bidan Desa Yudha Purwanidyah memberikan vitamin saat imunisasi di Posyandu Balai Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (2/2/2023). - Jenis imunisasi dasar lengkap yang diberikan untuk bayi hingga anak-anak. Dapat digunakan untuk mencegah penularan penyakit stunting. 

Imunisasi lanjutan yang diberikan yakni DPT-HB-Hib 1 dosis, berfungsi untuk mencegah penyakit difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, pneumonia, dan meningitis.

Selain itu, juga ada pemberian imunisasi campak rubella 1 dosis.

7. Anak Sekolah Dasar (SD)

Ketika anak berada di sekolah dasar, maka akan mendapatkan imunisasi lanjutan dalam program BIAN.

Imunisasi yang diberikan kepada anak SD yakni:

- Imunisasi campak rubella dan DT pada anak kelas 1

- Imunisasi tethanus diphteria td pada anak kelas 2 dan kelas 5

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, pemerintah juga menambahkan jenis imunisasi yang wajib diberikan bagi anak SD, di antaranya yakni:

- Vaksin Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) untuk pencegahan penyakit radang paru, radang selaput otak, radang telinga yang disebabkan oleh bakteri Pneumokokus.

- Vaksin Rotavirus untuk mencegah penyakit diare berat dan komplikasinya yang disebabkan oleh virus Rota.

- Vaksin Human Papilloma Virus (HPV) untuk mencegah kanker leher rahim (kanker serviks) pada wanita.

Baca juga: Penyebab Stunting pada Anak Selain Masalah Gizi dan Langkah Pencegahannya

Manfaat Imunisasi

1. Membentuk antibodi spesifik terhadap penyakit tertentu

2. Membentuk kekebalan kelompok dan melindungi kelompok masyarakat yang rentan

3. Membatasi penularan kepada kelompok usia dewasa atau orang tua

Dampak jika Imunisasi Tidak Lengkap

1. Mudah tertular penyakit

2. Menularkan penyakit

3. Tidak terbentuk kekebalan

4. Kecacatan dan kematian

(Tribunnews.com/Enggar Kusuma)

Halaman 3/3

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

asia sustainability impact consortium

Follow our mission at sustainabilityimpactconsortium.asia

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas