Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

The Reds Tangsel, Wadah Fans Liverpool yang Kian Semarak

Dua tahun lalu, kondisi The Reds Tangsel belum sesemarak saat ini

The Reds Tangsel, Wadah Fans Liverpool yang Kian Semarak
Tribunnews/yudie tz
Pemotongan kue ultah ke-2 The Reds Tangsel di Pamulang, Minggu (5/1/2014) 

TRIBUNNEWS.COM, TANGSEL - Komunitas pendukung Liverpool di Tangerang Selatan (Tangsel), yakni The Reds Tangsel merasakan perkembangan pesat jumlah anggota dan simpatisannya. Dalam dua tahun, jumlah mereka berkembang dari semula hanya belasan mencapai sekitar dua ratus orang.

"Dari jumlah itu member resmi Big Reds (komunitas resmi pendukung Liverpool FC di Indonesia, red) ada sekitar 100 orang," kata Koordinator The Reds Tangsel, Yogi Andhika di sela perayaan HUT ke-2 komunitas itu, Minggu (5/1/2014) petang.

Hari ini memang merupakan puncak perayaan HUT ke-2 The Reds Tangsel. Perayaan diramaikan dengan turnamen internal futsal The Reds Tangsel. Setelah turnamen, acara ditutup dengan pemotongan kue ultah. Ulang tahun The Reds Tangsel sebenarnya jatuh pada 2 Januari, namun puncak acara tahun ini disesuaikan dengan hari libur yang disepakati pada Ahad ini.

Yogi menambahkan perayaan ulang tahun kali ini memang sengaja dikhususkan untuk internal The Reds Tangsel. "Tahun lalu pada perayaan ultah pertama, kami mengundang komunitas Big Reds dari kota-kota sekitar seperti Depok dan Bekasi," ujarnya.

Deri Sulistiadi, Koordinator event yang juga ikut mendirikan komunitas ini dua tahun lalu berharap The Reds Tangsel bisa segera berubah status menjadi regional resmi dari Big Reds yang berbasis di Jakarta. Selama dua tahun, The Reds Tangsel telah menjadi wadah bagi pendukung Liverpool di kawasan Tangsel dan sekitarnya serta aktif menggelar berbagai kegiatan rutin meski belum menjadi bagian resmi dari Big Reds.

Deri mengenang, dua tahun lalu, kondisinya belum sesemarak saat ini. Awalnya ada sekitar 10-12 koordinator yang aktif memfasilitasi berbagai kegiatan. Untuk mengumpulkan massa, dilakukan berbagai cara sosialisasi, terutama via twitter. Umumnya mereka berkumpul di rumah makan saat menggelar nonton bareng (nobar). "Menjaring anggota baru juga pakai pendekatan personal, setiap bertemu orang baru akan diajak ngobrol soal di mana tempat tinggal dan sebagainya," kata Deri.

Kini jumlah anggota memang telah kian berkembang dan kegiatan makin semarak. Namun para pengurus berharap bisa terus menggelar kegiatan-kegiatan yang menarik bagi para fans Liverpool. "Setiap kondisi pasti ada kurang dan lebihnya tapi bagaimana caranya dibuat sebagus mungkin," kata Deri.

Ikuti kami di
Penulis: Yudie Thirzano
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas