Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Melanie Putria Pernah Kayak Orang Kesurupan

Melanie Putria Dewita Sari menceritakan pengalamannya saat menderita baby blues syndrome pascamelahirkan putra pertamanya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ria anatasia
Editor: Willem Jonata
zoom-in Melanie Putria Pernah Kayak Orang Kesurupan
Tribunnews.com/Ria Anatasia
Melanie Putria saat ditemui di kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Melanie Putria Dewita Sari menceritakan pengalamannya saat menderita baby blues syndrome pascamelahirkan putra pertamanya, Sheemar Rahman Puradiredja.

Baby blues syndrome dipicu oleh perubahan hormon usai melahirkan yang menyebabkan sang ibu kesulitan mengontrol emosinya. Seringkali, penyakit ini menyebabkan stres hingga depresi.

"Awalnya kena baby blues karena aku kan dulu lahirkannya preeklamsia. Terus emang jadi momen yang lumayan trauma cukup serius saat itu. Secara mental dan emosional aku drop banget," cerita Melanie saat ditemui di kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/2018).

"Dulu aku ngerasanya kayak orang kesurupan enggak bisa kontrol emosi kan, jadi kayak bukan diri aku dan aku enggak tahu aku ada di mana, harus ngapain sampai sebegitunya," lanjut Puteri Indonesia 2002 itu.

Istri Angga Maliq & d'Essentials ini mengaku telah menempuh berbagai cara untuk mengatasinya, mulai dari pergi ke gym untuk tingkatkan percaya diri hingga pergi ke dokter.

"Sayangnya baby blues waktu itu belum sepopuler sekarang. Aku cerita ke dokter bahkan disepelekan gitu. Di situ aku makin drop. Setiap bayiku menangis, aku menangis lebih kencang," ungkapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Di gym juga aku dibercandain katanya 'kayak kulkas dua pintu'. Mungkin bagi mereka bercanda, tapi dalam kondisi mental seperti itu, it's something," lanjutnya.

Setelah tiga bulan, Melanie pun menemukan solusi untuk dirinya. Ia mengatasi hal itu dengan cara berlari. Kepercayaan dirinya meningkat setelah bertemu dengan orang-orang di komunitas lari.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas