Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun Lifestyle

Kencan dengan Pacar Baru, Bukan Berarti Anda Move On dari Mantan

Setiap orang mengalami proses yang berbeda untuk "sembuh" dari patah hati. Dan dibutuhkan waktu berbeda pula untuk move on.

Editor: Willem Jonata
zoom-in Kencan dengan Pacar Baru, Bukan Berarti Anda Move On dari Mantan
Kolase/Instagram @jaysforeal dan @gisel_la
Sedang Dekat, Wijin Selalu Berpesan pada Gisel Soal Gempi: 'Beri Waktu Lebih untuk Putrimu' 

TRIBUNNEWS.COM - Setiap orang mengalami proses yang berbeda untuk "sembuh" dari patah hati.

Oleh karena itu, dibutuhkan waktu yang berbeda pula bagi setiap orang untuk siap move on, dan membuka hati kembali untuk orang baru.

Jadi, tak ada yang mampu menentukan batasan waktunya. Ini memang hal yang wajar, apalagi jika momen putus cinta itu baru saja terjadi.

Sebagian dari kita mungkin tak bisa menerima kenyataan jika orang yang dulu mengisi hati tak lagi menemani. Bahkan, kita kerap berpikir untuk menyusun rencana agar sang mantan kembali ke dalam pelukan.

Menurut ahli terapi kencan, Dr Fary brown, saat seseorang menerima kenyataan hubungan asmaranya telah berakhir, itu adalah salah satu indikasi jika dia sudah siap untuk move on.

Setelah orang itu memahami kenyataan tersebut, dia lalu bisa berdamai dengan keadaan dan berhenti untuk memikirkan, atau melakukan suatu hal agar sang mantan kembali ke pelukan.

Baca: 6 Cara Berlibur Ini Bisa Sembuhkan Patah Hati, Cobalah Solo Traveling hingga Nikmati Kuliner

Dia bisa fokus untuk melakukan hal lain, termasuk membuka hati. Ada tanda lain yang menunjukan kesiapan diri seseorang untuk move on.

Berita Rekomendasi

Pada awal-awal momen putus cinta, hal yang wajar jika pikiran terpaku pada mantan atau hubungan sebelumnya. Namun, pikiran itu lambat laun akan menghilang.

Menurut Borwn, orang yang patah hati itu akan mulai berpikir lebih banyak tentang kehidupan diri sendiri, tanpa bayang-bayang mantan kekasih.

"Muncul harapan bahwa memang ada kehidupan lebih baik setelah berpisah," ucapnya.

Jadi, jika seseorang bersemangat melakukan perjalanan dengan teman baru, memikirkan langkah untuk peningkatan karier, atau menghabiskan waktu untuk mencoba hobi baru, itu bisa menunjukkan bahwa dia siap move on.

Selain itu, jika dia merasa telah mendapatkan perspektif baru tentang perpisahan yang dialami, itu bisa berarti dia pun sudah mampu mengatasinya.

"Kamu mengerti mengapa segala sesuatunya tidak berhasil, dan kamu siap untuk kembali bersosialisasi," kata Brown.

Namun, perlu diingat, siap move on tidak selalu menandakan kesiapan diri untuk mencari pasangan baru. Bertentangan dengan kepercayaan populer, kembali berkencan dengan orang baru bukan berarti kita sudah siap move on.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas