Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Kurang Tidur Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Begini Penjelasannya

Kurang tidur ternyata bisa menyebabkan penyakit jantung. Bagaimana penjelasannya?

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Citra Agusta Putri Anastasia
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Kurang Tidur Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Begini Penjelasannya
Essensialshealth
Ilustrasi kurang tidur. 

Kurang tidur ternyata bisa menyebabkan penyakit jantung. Bagaimana penjelasannya?

TRIBUNNEWS.COM - Tidur menjadi salah satu aktivitas manusia yang harus dilakukan setiap hari.

Ketika tidur, seseorang berada dalam keadaan istirahat alami dan berkurangnya daya tanggap tubuh.

Tidur juga menjadi aktivitas pelarian seseorang selepas menghadapi kesibukan seharian.

Namun, ada pula orang-orang yang memiliki jam tidur yang kurang, entah karena kesibukan atau karena kebiasaan begadang.

Ternyata, kurang tidur bisa menimbulkan dampak negatif pada tubuh.

Baca: 6 Bahaya Kurang Tidur Bagi Kesehatan, Bisa Timbulkan Penyakit Serius

Baca: Sibuk Puasa dan Beribadah, Ini 5 Siasat Sederhana untuk Atasi Kurang Tidur Selama Bulan Ramadan

Baca: Kurang Tidur Selama 4 Hari, Ketua KPPS Coba Bunuh Diri

Kurang tidur bisa menyebabkan penyakit jantung.

Dilansir dari Medical Daily, U.S. National Institutes of Health (NIH) mengatakan bahwa tidur kurang dari tujuh hingga delapan jam berisiko besar pada kesehatan fisik.

Kurang tidur menempatkan seseorang pada risiko kondisi medis serius seperti penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, kurang tidur juga memperpendek harapan hidup seseorang.

NIH mengatakan, melewatkan tidur malam membuat seseorang merasa lelah dan mudah tersinggung pada hari berikutnya.

Namun, hal yang lebih membahayakan adalah tentang kesehatan.

Di sisi lain, setelah beberapa malam tanpa tidur, mental seseorang akan terkena dampak serius.

Selain itu, otak tidak akan mampu berpikir jernih, susah berkonsentrasi, dan sulit membuat keputusan.

Risiko mengalami cedera atau kecelakaan juga akan meningkat.

Efek-efek tersebut mungkin tampak jelas dari luar, tetapi tidak pada jantung.

Penelitian telah secara konsisten menunjukkan bahwa tidur kurang dari enam jam per malam daripada tujuh hingga delapan jam dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami aterosklerosis sebanyak 27 persen.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas