Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Viral Hari Ini

3 Tahun Lalu Siksa Anak 5 Tahun sampai Tewas, Baru Terkuak Kecerdasan Pria Ini di Bawah Rata-rata

Namun, setelah tiga tahun kasus ini bergulir, baru terkuak jika kecerdasan ayah anak tersebut berada di bawah rata-rata alias idiot.

3 Tahun Lalu Siksa Anak 5 Tahun sampai Tewas, Baru Terkuak Kecerdasan Pria Ini di Bawah Rata-rata
ilustrasi penganiayaan 

TRIBUNNEWS.COM - Tiga tahun lalu menyiksa sadis anak kandungnya yang baru berusia 5 tahun sampai tewas, baru terkuak pria ini memiliki kecerdasan di bawah rata-rata.

Tahun 2016 silam, seorang pria bernama Ridzuan Mega Abdul Rahman terbukti menyiksa anaknya yang baru berusia 5 tahun secara sadis bersama istrinya, Azlin Arujunah.

Namun, setelah tiga tahun kasus ini bergulir, baru terkuak jika kecerdasan ayah anak tersebut berada di bawah rata-rata alias idiot.

Seorang ayah di Singapura yang secara sadis menyiksa si anak yang berusia 5 tahun hingga tewas diketahui punya kecerdasan yang rendah.

Ridzuan Mega Abdul Rahman dihadirkan dalam sidang bersama istrinya, Azlin Arujunah, karena membunuh putra mereka pada 2016 silam.

 Viral Video Pria Asal Bakar Mobil Orang, Emosi Cinta Ditolak Anak Lurah Padahal Tempuh Jarak 900km

Mereka berdua menyiksa sang anak dengan cara yang sadis. Seperti menyiramkan air panas dan tidak segera membawanya ke rumah sakit hingga dia tewas.

Dokumen pengadilan memperlihatkan kandang yang dipakai untuk mengurung bocah lima tahun di Singapura. Kemudian pemanas di mana si anak disiram dengan air panas. Bocah lima tahun itu tewas setelah disiksa ayah dan ibunya 2016 silam. Di pengadilan, terungkap bahwa kecerdasan si ayah rendah.(Court Document via Channel News Asia)
Dokumen pengadilan memperlihatkan kandang yang dipakai untuk mengurung bocah lima tahun di Singapura. Kemudian pemanas di mana si anak disiram dengan air panas. Bocah lima tahun itu tewas setelah disiksa ayah dan ibunya 2016 silam. Di pengadilan, terungkap bahwa kecerdasan si ayah rendah.(Court Document via Channel News Asia) ( )

Dilansir Channel News Asia Jumat (15/11/2019), bocah 5 tahun sempat tinggal bersama keluarga asuh sebelum kembali kepada ayah dan ibunya di usia empat tahun.

Psikolog dari Institut Kesehatan Mental (IMH) Leung Hoi Ting memberikan kesaksian terkait Ridzuan dalam persidangan Jumat siang.

Dia telah mewawancarai pria 27 tahun itu di Rumah Sakit Changi sekitar dua bulan sejak kasus penyiksaan tersebut terungkap.

 Ingat Sonya Depari Siswa SMA Viral Bentak Polwan hingga Ayahnya Meninggal? Kini Makin Mentereng!

Leung mencoba mengorek soal masa kecil pelaku, termasuk bagaimana pengalamannya, dan melakukan pemeriksaan atas kecerdasan Ridzuan.

HALAMAN 2 >>>>>>>>>

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Salma Fenty Irlanda
  Loading comments...
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas