Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Bersepeda di Masa Pandemi, Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?

Bersepeda sontak menjadi favorit olahraga banyak orang selama pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata
zoom-in Bersepeda di Masa Pandemi, Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?
Tribunnews/Jeprima
Sejumlah warga bersepeda di kawasan Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (13/9/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kembali menerapkan peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan dimulai pada Senin (14/9/2020). Kebijakan PSBB ketat diambil setelah mempertimbangkan angka kematian, angka keterisian tempat tidur di ruang isolasi, dan keterisian tempat tidur di ruang ICU. Tribunnews/Jeprima 

Bersepeda adalah olahraga yang dapat dilakukan oleh seluruh golongan usia.

Namun, seperti semua olahraga lainnya, tentunya ada batasan yang harus ikuti, baik dari segi durasi, ataupun intensitasnya.

Semakin bertambah usia seseorang, batasan untuk aktivitas fisik akan semakin ketat. Salah satu indikator yang sering digunakan adalah denyut jantung.

Untuk mengetahui batasan maksimal dalam berolahraga sepeda, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Selain itu, dalam olahraga bersepeda, yang paling sering terjadi adalah cedera otot.

Olahraga bersepeda cenderung bersifat statis, sehingga otot berada pada posisi yang sama dalam waktu lama.

Hal ini dapat meningkatkan risiko cedera, apalagi jika tidak melakukan pemanasan yang cukup sebelum berolahraga.

Baca: Pentingnya Pemanasan Sebelum Bersepeda

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk menghindari risiko tersebut, dokter dari RS Pondok Indah-Bintaro Jaya ini menyarankan untuk melakukan pemanasan sebelum mulai bersepeda.

Kemudian, ketika bersepeda, pada periode waktu tertentu berhentilah untuk melakukan stretching lalu lanjutkan kembali.

Usahakan menggunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat, serta minum cukup cairan untuk menggantikan cairan tubuh yang keluar ketika bersepeda.

Bersepeda aman di masa pandemi

Berolahraga di masa pandemi ini memang butuh persiapan lebih.

Patuh protokol kesehatan menjadi kunci utama agar bersepeda tetap aman dan memberikan manfaat yang baik untuk tubuh.

Berikut beberapa yang wajib dilakukan sebelum memutuskan untuk mulai bersepeda di masa pandemi:

  • Penggunaan alat pelindung diri lainnya seperti helm dan lampu sepeda tetap wajib. Apalagi jika Anda bersepeda malam hari
  •  Penggunaan masker mutlak diperlukan untuk menjaga diri kita sendiri dan orang lain dari penularan penyakit. Pilih masker dari bahan yang mudah menyerap keringat, supaya kenyamanan ketika bersepeda tidak terganggu
  • Selalu bawa air minum untuk hidrasi dan jangan lupakan hand sanitizer di dalam tas kecil.
  • Cari rute perjalanan yang sepi, hindari daerah yang ramai atau rute populer yang banyak dilalui orang bersepeda lainnya
  • Cobalah mengatur waktu bersepeda, carilah waktu di mana tidak banyak orang lain bersepeda
  • Menjaga jarak setidaknya 1,5 meter dari orang lain dapat membantu mengurangi risiko penularan penyakit
  • Sebaiknya bersepeda dengan keluarga atau kerabat yang serumah, untuk meminimalkan risiko terjadinya penularan penyakit
  • Apabila ingin bersepeda dengan berkelompok, batasi kelompok bersepeda maksimal 5 orang
  • Apabila ingin bersepeda dengan teman atau kerabat yang tidak serumah, pastikan Anda dan kerabat Anda sudah melakukan tes pemeriksaan Covid-19 sebelumnya dengan hasil negatif, agar tetap aman. Meskipun demikian, masker harus selalu digunakan ya
  • Langsung pulang ke rumah dan mandi setelah bersepeda, untuk sementara hindari dulu kegiatan sosialisasi atau beristirahat setelah bersepeda sambil makan minum dengan kerabat, karena kegiatan ini biasanya membuat harus membuka masker.
Sumber: Warta Kota
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas