Tribun Lifestyle

Upaya Rutgers Indonesia Menyelamatkan Remaja Bebas dari Kekerasan dan Perilaku Seksual Berisiko

Banyak remaja yang tidak mengetahui tentang kesehatan reproduksi dan seksualitas dan bahaya kekerasan.

Editor: Willem Jonata
zoom-in Upaya Rutgers Indonesia Menyelamatkan Remaja Bebas dari Kekerasan dan Perilaku Seksual Berisiko
Grid.ID
Ini Penyebab Miss V Bau 

"Program-program ini sudah dimulai sejak tahun 2016 dan berakhir pada bulan September 2020 dengan pencapaian yang membanggakan, dimana Rutgers WPF Indonesia bersama pemerintah dan mitra-mitra strategis terlibat dalam pembangunan khususnya untuk pemenuhan HAM melalui penghapusan kekerasan dan mempromosikan kesehatan seksual dan hak reproduksi di Indonesia," kata Country Representative Rutgers WPF Indonesia, Amala Rahmah dalam keterangannya, Rabu (21/10/2020).

Baca juga: Yuk Jaga Kesehatan Reproduksi: Pahami dan Rencanakan dengan Nyaman Kontrasepsimu

Ia menerangkan Program Get Up Speak Out (GUSO) berusaha mengisi kurangnya informasi dan layanan seksualitas dan kesehatan reproduksi bagi remaja yang bertujuan untuk meningkatkan akses dan informasi terkait pendidikan dan layanan kesehatan seksual dan reproduksi yang ramah remaja.

Tak hanya itu, GUSO juga ingin memberi ruang bagi remaja untuk bersuara akan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) mereka. Kami percaya, bahwa seluruh remaja termasuk yang terpinggirkan dan rentan, memiliki kendali untuk memilih dan menjalankan haknya tanpa stigma dan diskriminasi.

Country Representative Rutgers WPF Indonesia, Amala Rahmah
Country Representative Rutgers WPF Indonesia, Amala Rahmah

Program Yes I Do (YID) dilaksanakan oleh Rutgers WPF Indonesia bersama Plan International Indonesia yang berfokus pada pencegahan perkawinan anak, kehamilan remaja, dan praktik berbahaya bagi kesehatan reproduksi anak perempuan di Kabupaten Sukabumi, Rembang, dan Lombok Barat.
Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, Pendidikan Berkualitas, dan Kesetaraan Gender, dengan memastikan remaja/anak perempuan menuntaskan pendidikan dasar 12 tahun tanpa terkendala karena perkawinan ataupun kehamilan tidak diinginkan pada remaja perempuan.

Program Prevention+ bertujuan untuk mengurangi kekerasan terhadap perempuan serta meningkatkan partisipasi ekonomi perempuan dengan pendekatan pelibatan laki-laki sebagai agen perubahan dan mempromosikan nilai maskulinitas yang positif berdasarkan nilai kesetaraan dan non-kekerasan.

Program ini berjalan di wilayah Yogyakarta dan Lampung serta di Jakarta dalam rangka implementasi program di tingkat lokal maupun advokasi nasional. Untuk mencapai tujuannya, Rutgers WPF Indonesia melakukan intervensi program di beberapa level, yaitu: individu, komunitas, institusi, dan pemerintah.

Program Dance4Life menghadirkan pendidikan seksualitas yang komprehensif melalui model pemberdayaan (empowerment model) untuk anak muda berusia 13 – 19 tahun. Proses pemberian informasi yang komprehensif dilakukan melalui metode reflektif dengan berlandaskan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning).

Metode ini mengizinkan para peserta melakukan berbagai aktivitas yang unik, kreatif, dan menyenangkan yang menggambarkan situasi anak muda dan dapat direfleksikan dengan kondisi atau pengalaman masing-masing individu.

Baca juga: Awalnya Periang Jadi Pendiam, Gadis Remaja Ini Ungkap Kejadian Pilu Dinodai 3 Pemuda : Saya Malu

Melalui pengetahuan dan keterampilan yang diberikan dalam program Dance4Life, anak muda diharapkan dapat membangun kepercayaan diri dalam menentukan sikap dan perilaku hidup sehat, saling menghargai perbedaan dan persamaan, serta kematangan emosi yang membekali mereka menjadi pemimpin masa depan.

Sementara Program Explore4Action sebuah program penelitian 4 tahun untuk mengetahui pengalaman tumbuh kembang remaja 12-24 tahun terutama terkait kesehatan seksual dan reproduksi mereka, serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pengalaman ini secara positif maupun negatif. Program ini juga menggali dampak dari pendidikan seksualitas komprehensif yang difasilitasi oleh Rutgers WPF, yaitu SETARA (Semangat Dunia Remaja) bagi mereka.

Halaman
1234
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas