Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Menuju Indonesia Tanpa Kelaparan dan Kurangi Sampah Makanan

Sarapan adalah momen penting untuk menunjang tumbuh kembang anak Indonesia. Namun, tidak semua anak-anak Indonesia bisa mengakses sarapan sehat.

Menuju Indonesia Tanpa Kelaparan dan Kurangi Sampah Makanan
Freepik
Ilustrasi sarapan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sarapan adalah momen penting untuk menunjang tumbuh kembang anak Indonesia.

Namun, tidak semua anak-anak Indonesia dapat mengakses sarapan sehat setiap harinya.

Penelitian membuktikan 16,9 persen- 59 persen anak sekolah, remaja, dan orang dewasa di Indonesia tidak sarapan.

Bahkan, khusus anak usia sekolah, 44,6 persen anak sekolah yang sarapan dengan kualitas gizi sarapan yang kualitas rendah.

Masih banyak anak-anak yang memerlukan dukungan orang-orang baik untuk generasi masa depan Indonesia menuju Indonesia Zero Hunger dan Zero Food Waste.

Fakta ini mendorong FoodCycle Indonesia berkolaborasi dengan masyarakat dan perusahaan donor dari berbagai sektor seperti toko roti, food manufacturing atau produsen makanan, restoran, serta organisasi sosial penerima bantuan di wilayah Jabodetabek memberikan paket sarapan sehat.

"Menangkap momen Pekan Sarapan Nasional yang jatuh pada tanggal 14-20 Februari 2021, kami menyalurkan paket sarapan sehat untuk anak-anak prasejahtera untuk melanjutkan misi meningkatkan kesadaran tentang Zero Food Waste and Zero Hunger," kata Andy Gunardi selaku Project Manager dalam keterangannya, Rabu (17/2/2021).

Baca juga: 5 Menu Inspirasi Sarapan Enak, Mudah, dan Cepat, Berikut Resep dan Cara Membuatnya

Inisiatif ini, kata dia adalah kelanjutan program “Semangat Pagi Indonesia: Sarapan Bergizi Bagi Anak Bangsa” yang diluncurkan tahun lalu dan telah sukses mendistribusikan 17.000 lebih paket sarapan kaya nutrisi kepada masyarakat dan anak-anak keluarga pra-sejahtera.

Andy Gunardi selaku Project Manager menjelaskan bahwa program ini akan dimulai dengan membagikan paket sarapan kepada 300 anak secara reguler, didistribusikan melalui yayasan dan organisasi garda depan yang bekerjasama dengan FoodCycle.

"Kami berharap program SPI dapat membantu keluarga yang terdampak oleh pandemi untuk tetap bisa memberikan asupan nutrisi yang layak bagi anak-anak mereka," kata Andy.

Wuri, salah satu pengurus Sekolah Tanpa Batas, organisasi penyedia pendidikan gratis untuk anak-anak kurang mampu yang juga menjadi penerima manfaat program ini mengatakan bahwa anak-anak yang mendapatkan paket sarapan begitu antusias dan bahagia.

FoodCycle Indonesia  menyalurkan paket sarapan sehat untuk anak-anak prasejahtera untuk melanjutkan misi meningkatkan kesadaran tentang Zero Food Waste and Zero Hunger melalui program program semangat pagi indonesia
FoodCycle Indonesia menyalurkan paket sarapan sehat untuk anak-anak prasejahtera untuk melanjutkan misi meningkatkan kesadaran tentang Zero Food Waste and Zero Hunger melalui program program semangat pagi indonesia (Istimewa)

"Sebagian besar dari mereka tidak terbiasa sarapan, apalagi banyak dari mereka juga yang orangtuanya pemulung sehingga jarang mendapatkan asupan nutrisi yang layak karena pendapatan orangtuanya yang tidak seberapa," katanya.

"Anak-anak begitu senang dengan adanya program ini.

Baru kali ini mereka menerima donasi makanan bergizi dan berkesempatan mencicipi makanan yang tidak pernah mereka coba sebelumnya," tutup Wuri.

Ikuti kami di
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas