Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Helmy Yahya Buktikan Dukung Digitalisasi Dunia Pendidikan Indonesia

Saat ini anak-anak sudah bisa belajar dari rumah secara virtual mengandalkan teknologi yang ada.

Helmy Yahya Buktikan Dukung Digitalisasi Dunia Pendidikan Indonesia
Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Helmy Yahya saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Senin (8/3/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Helmy Yahya mendukung penuh adanya digitalatisasi dunia pendidikan seiring pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Mau tak mau, menurut dia, proses belajar mengajar harus ikut berubah.

Saat ini anak-anak sudah bisa belajar dari rumah secara virtual mengandalkan teknologi yang ada.

Sebagai CEO Kidsloop EduTech, Helmy Yahya merasa fenomena itu menjadi bukti pentingnya digitalisasi sekaligus pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pendidikan saat ini.

Ia menjalin kerja sama yang dituangkan lewat Program Investasi Pendidikan kepada Pelajar Indonesia dari London yang diorganisir oleh Kidslopp dan Rumah Kisah.

kerjasama itu menjadi bukti otentik dirinya sangat mendukung digitalisasi dalam dunia pendidikan.

Baca juga: Helmy Yahya Ungkap Aksi Cerdas Erick Thohir saat Jadi Presiden Inter Milan, Sandiaga Uno Kagum

"Dalam kerjasama ini kita tidak hanya menyasar market Indonesia, tapi juga akan menjangkau negara lain, terutama siswa muslim di seluruh dunia," ujar Helmy Yahya di kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Senin (8/3/2021).

Sementara itu, CEO Rumah Kisah Yuda Wirafianto menyampaikan kerja sama yang terjalin dapat memberikan pengalaman baru kepada pelajar khususnya pelajar muslim di Indonesia.

Lewat proses pendidikan yang lebih menarik dan interaktif secara digital, pengajar juga dapat dengan mudah mengelola sistem pembelajaran yang diselenggarakan secara online.

"Guru lebih mudah menyusun rencana pembelajaran, melakukan evaluasi lalu menarik data dari hasil proses belajar-mengajar. Orangtua punmudah memantau dalam proses pembelajaran anak-anak," ungkap Yuda Wirafianto.

"Tujuan akhirnya adalah mendigitalisasi proses pembelajaran yang lebih berkualitas bagi anak-anak seluruh di Tanah Air," tambahnya.

Helmy Yahya berharap hadirnya kolaborasi tersebut dapat memberikan banyak manfaat untuk dunia pendidikan anak Indonesia saat ini.

"Harapan kami, kehadiran berkolaborasi dengan Rumah Kisah bisa membuat persembahan bermanfaat bagi anak Indonesia, masa depan anak bangsa," ujar Helmy Yahya.

Ikuti kami di
Penulis: bayu indra permana
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas