Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Cegah Risiko Kulit Kering hingga Iritasi dengan Antiseptik Mengandung Vitamin E

Penting penerapan protokol kesehatan karena dapat mengurangi risiko penularan virus covid-19.

Cegah Risiko Kulit Kering hingga Iritasi dengan Antiseptik Mengandung Vitamin E
Istimewa
Mengingat resiko penularan Covid-19 dapat terjadi melalui cairan atau droplet, penggunaan antiseptik untuk membersihkan beberapa bagian permukaan tubuh menjadi salah satu pencegahan yang cukup efektif 

TRIBUNNEWS.COM - Seiring kampanye penerapan protokol kesehatan, Pemerintah semaksimal mungkin mempercepat program vaksinasi demi tercapainya herd immunity.

Kementerian Kesehatan Indonesia mencatat, hingga Selasa (5/10/21) sebanyak 93,78 juta warga Indonesia telah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama dan kedua.

Namun, perlu diingat bahwa vaksin tidak dapat mencegah penularan Covid-19. Vaksin hanya meringankan gejala apabila terpapar.

Oleh karenanya, masyarakat yang telah menerima vaksin dihimbau untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Terkait protokol kesehatan, salah satu kegiatan yang telah menjadi kebiasaan masyarakat di tengah pandemi adalah penggunaan antiseptik, baik berupa tisu, cairan pembersih (sanitizer), atau sabun.

Jika menilik fungsinya, antiseptik dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme dan membunuh virus, kuman, serta bakteri yang menempel pada suatu permukaan.

Baca juga: Efektif Cegah Virus dan Lembut di Kulit, Ini Antiseptik Lotion Pertama di Indonesia

Baca juga: Kemen PPA Salurkan Bantuan untuk Kelompok Rentan Terdampak Covid-19, Popok Bayi Hingga Antiseptik

Oleh karenanya, mengingat resiko penularan Covid-19 dapat terjadi melalui cairan atau droplet, penggunaan antiseptik untuk membersihkan beberapa bagian permukaan tubuh menjadi salah satu pencegahan yang cukup efektif.

Pada Mei 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membahas tentang jenis antiseptik yang direkomendasikan untuk mencegah penularan Covid-19 dalam panduan berjudul “Laboratory biosafety guidance related to coronavirus disease (COVID-19)”.

Dalam panduan disebutkan bahwa menurut sebuah penelitian senyawa fenol merupakan jenis antiseptik yang terbukti efektif melemahkan virus SARS-Cov-2 penyebab Covid-19. Salah satu antiseptik dengan senyawa fenol adalah chloroxylenol.

Namun, karena produk antiseptik merupakan campuran senyawa kimia, tidak menutup kemungkinan penggunaan antiseptik dapat menyebabkan kulit kering, kasar, hingga iritasi apabila dipakai terus-menerus dalam sehari.

Halaman
12
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas