Tribun Lifestyle

Mengenal Lebih Dekat Benoit, Cicit dari Founder Rumah Mode Ternama Dunia Louis Vuitton

Tinggi, tampan, menawan, stylish, dan keturunan generasi ke-6 Louis Vuitton, pasti tidak ada yang akan menolak berkenalan dengan Benoit-Louis Vuitton

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Anita K Wardhani
Mengenal Lebih Dekat Benoit, Cicit dari Founder Rumah Mode Ternama Dunia Louis Vuitton
Instagram Benoit Louis Vuitton
Benoit-Louis Vuitton, Direktur perusahaan Seni, Budaya, dan Warisan Louis Vuitton. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM - Tinggi, tampan, menawan, stylish, dan keturunan generasi ke-6 Louis Vuitton, pasti tidak ada yang akan menolak berkenalan dengan laki-laki rupawan dan mapan seperti Benoit-Louis Vuitton.

Pria yang kini berusia 44 tahun itu menjawab sebagai Direktur perusahaan Seni, Budaya dan Patrimoni Louis Vuitton.

Tugasnya tidak hanya mewakili serta mewujudkan warisan dan nilai-nilai perusahaan, namun juga menangani hubungan klien untuk pelanggan kelas atas.

Termasuk mengelola Asnieres Family House yang merupakan rumah mewah bergaya klasik yang menjadi tempat tinggalnya hingga usia 7 tahun, serta galeri dan konten pameran perusahaan.

Baca juga: Kritikan Pedas Bintang Emon soal Rencana Baju Dinas DPRD Kota Tangerang Pakai Louis Vuitton

Baca juga: Kejar Hidup Hedon, 2 Wanita Larikan Uang Perusahaan Rp 600 Juta: Beli Mobil hingga Tas Louis Vuitton

Untuk menandai 200 tahun setelah kelahiran kakek buyutnya, Louis Vuitton, Benoit pun baru-baru ini mengadakan tur virtual secara intim ke rumah dan studio Asnieres yang dibangun Louis Vuitton di dekat Paris, Prancis.

Lalu seperti apa Asnieres Family House dan apakah rumah itu begitu penting bagi keluarga dan dirinya?

Museum Louis Vuitton di Paris, Prancis.
Museum Louis Vuitton di Paris, Prancis. (AFP PHOTO/BERTRAND GUAY)

Dikutip dari laman Channel News Asia, Rabu (27/10/2021), Benoit mengatakan bahwa rumah keluarganya ini sebenarnya dibangun beberapa saat setelah atelier Asnieres dibangun pada 4 atau 5 tahun setelah Louis Vuitton mendirikan maison di Paris pada 1854.

"Itu karena ia (kakek) membutuhkan ruang yang lebih besar untuk membuat koper tradisionalnya. Rang makan pun didekorasi dengan sangat sederhana, ada pajangan kecil koper pernikahan yang dikumpulkan Gaston, cucu Louis Vuitton," kata Benoit, memulai cerita terkait kisah sukses keluarganya.

Koper-koper ini berasal dari Timur Tengah dan dihiasi dengan motif seperti sejoli, yang mewakili cinta dan kekayaan kehidupan keluarga.

Halaman
1234
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas