Kapan Puasa Dzulhijjah Dimulai? Pahala Mengerjakannya Bisa Berlipat Ganda
Kapan puasa Dzulhijjah dimulai? Pahala mengerjakan amal shalih di bulan ini akan dilipatgandakan Allah SWT.
Penulis: Miftah Salis
Editor: Inza Maliana
Di bulan ini, umat Islam yang mampu juga menaikan ibadah haji.
Baca juga: Kapan Sidang Isbat Penentuan Hari Raya Idul Adha 1443H? Ini Lokasi Pemantauan Hilal Awal Dzulhijjah
Umat Islam diajurkan untuk memperbanyak amalan ibadah seperti sedekat, shalat hingga berpuasa.
Mengutip dari ntb.kemenag.go.id, puasa Dzulhijjah adalah puasa sunnah yang dilakukan saat bulan Dzulhijjah.
10 hari pertama di bulan Dzulhijjah memiliki keistimewaan.
Hal ini seperti anjuran dalam hadits riwayat Ibnu 'Abbas yang ada di dalam Sunan At-Tarmidzi yang memiliki arti:
"Rasullullah SAW berkata: Tiada hari yang disukai Allah SWT untuk beribadah seperti sepuluh hari ini" (HR At-Tirmidzi).
Para ulama kemudian menganjurkan untuk menjalankan puasa 9 hari mengacu hadist tersebut.
Puasa 9 hari tersebut dimulai saat awal masuk bulan Dzulhijjah hingga 9 Dzulhijjah.
Pada 10 Dzulhijjah umat Islam dilarang untuk berpuasa karena bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha.
Umat Islam juga dianjurkan untuk melakukan puasa Tarwiyah yang jatuh di tanggal 8 Dzulhijjah.
Keutamaannya yakni menghapuskan dosa dua tahun.
Sementara itu, puasa Arafah juga dianjurkan untuk dikerjakan dengan keutamaannya dapat menghapuskan dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.
Puasa Arafah jatuh pada 9 Dzulhijjah.
(Tribunnews.com/Miftah, Grid.id)