Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun Lifestyle

Rahasia Sukses Raja Furnitur Au Bintoro Tetap Bugar di Usia 70 Tahun

Meski usianya sudah hampir tiga perempat abad, Au Bintoro masih mampu melakukan sendiri berbagai pekerjaan berat yang biasa dijalani oleh anak muda

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Rahasia Sukses Raja Furnitur Au Bintoro Tetap Bugar di Usia 70 Tahun
istimewa
Sosok Au Bintoro pendiri Olympic Furniture yang selama ini produknya banyak digunakan keluarga Indonesia dan kemudian digunakan luas di lingkungan perkantoran hingga sekolah dan merambah pasar luar negeri. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di kalangan koleganya, sosok Au Bintoro, dikenal baik sebagai pengusaha furnitur sukses.

Dialah pendiri Olympic Furniture yang selama ini produknya banyak digunakan keluarga Indonesia dan kemudian digunakan luas di lingkungan perkantoran  hingga sekolah dan merambah pasar luar negeri.

Au Bintoro meraih sukses saat usianya memasuki kematangan. Dan tahun ini usia Au Bintoro genap 70 tahun.

Meski usianya sudah hampir tiga perempat abad, Au Bintoro masih mampu melakukan sendiri berbagai pekerjaan berat yang biasa dijalani oleh mereka yang berusia lebih muda.

Misalnya, dia mengaku sampai sekarang masih biasa membawa mobil sendiri jika bepergian.

Baca juga: HIMKI Ajak Pengusaha Furnitur Manfaatkan Teknologi

Di usianya sekarang, Au Bintoro seperti tidak pernah kehabisan daya, bahkan seperti selalu mendapat tenaga ekstra. Beragam aktivItas olahraga yang terbilang ekstrem, dia jalani di luar kesibukannya mengelola perusahaan dan berbagi waktu untuk keluarga, aktivitas sosial maupun bisnis lainnya.

Berita Rekomendasi

"Buat saya di usia 70 ini, bukanlah usia untuk mengakhiri atau tutup buku dalam menjalani aktivitas kehidupan, tetapi justru buat saya adalah untuk memulai dan memasuki beberapa kegiatan baru, karena hidup adalah proses belajar," ujarnya di acara perayaan ulang tahunnya yang ke-70 yang diselenggarakan secara virtual, Senin (1/8/2022).

Au Bintoro mengaku, sejak lama dirinya menjadi penganut YOLD, kependekan dari “Young Old”. Ini adalah sebutan itu adalah bagi mereka yang--berusia antara 60 hingga 75 tahun yang masih memiliki karakteristik anak muda.

YOLD adalah para orang tua sepuh yang tetap menjalankan aktivitas, berbisnis, belajar, bekerja dan tentu saja tetap produktif.

Itu sebabnya, Au Bintoro kemudian berinisiatif mendirikan YOLD Indonesia untuk mengajak siapa saja menjaga stamina tubuh dari penurunan kesehatan seiring usia yang semakin bertambah.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), di negara-negara maju antara tahun 2000-2015 para YOLD inilah yang memiliki peningkatan harapan hidup lebih lama karena memiliki kesehatan yang baik.

Sebuah penelitian di Jerman juga menyatakan, orang yang tetap bekerja setelah usia pensiun berhasil memperlambat penurunan potensi intelektual/kognitif yang biasanya terjadi pada orang tua.

Menurutnya, semangat untuk terus eksis dan bekerja inilah yang membantu para YOLD atau baby boomer itu tetap kuat.

Laiknya anak muda pula, Au Bintoro tetap menjalani berbagai kegiatan kreatif dan produktif. Selain masih menjalankan bisnisnya, dia menekuni ilmu bela diri karate.

"Agar otot-otot tetap lentur namun kokoh saya mulai belajar karate lagi. waktu muda saya pernah belajar, dan terakhir sudah ban cokelat, dan sekarang sudah ban hitam dan target saya harus Dan 4, dan kenaikan Dan-nya langsung dari Jepang," tuturnya.

Selain karate, dia juga belajar tinju untuk melatih kelincahan agar memiliki reflek yang baik.

"Usai berlatih tinju biasanya saya lanjutkan dengan Gym, untuk membakar lemak yang tidak produktif," ujarnya.

Baca juga: Tren Digital Lifestyle, Ponsel Jadi Penopang Gaya Hidup Penuhi Kebutuhan

Dia juga mengaku menyukai dansa. Dia tak pernah bosan belajar dansa cha cha, Ba Cha ta, salsa hingga tango. Dia juga belajar gitar.

"Paling tidak tiga jenis dansa harus saya kuasai, karena di mana tempat saya berkumpul, saya suka berdansa dengan istri. Sekalipun usia sudah lanjut tapi harus pintar dansa dong, karena dansa bersama istri membuat hubungan kita semakin harmonis, serasa pacaran terus," ujarnya sembari tertawa.

Au mengaku, semua aktivas yang dia jalani selama ini selain untuk memperkuat otot, juga untuk mempertahankan kepadatan tulang sehinnga terhindar dari osteoporosis, dan yang menjaga tetap awet muda.

Saat senggang dia juga mengaku rutin Jogging bersama istri, anak-anak, menantu dan para cucu. Tujuannya selain menularkan kebaikan pada mereka, juga menanamkan pola hidup sehat, baik fisik maupun mental agar di masa tua tidak kehabisan daya dan energi.

Kegiatan semacam ini menurutnya juga mendatangkan kebersamaan, Karena membangun keluarga bukan hanya menyediakan kebutuhan materi, tapi juga cinta kasih melalui kebersamaan yang rutin, sehingga ikatan keluarga senantiasa terbina dan saling terbuka.

Bulan September 2022 ini Au berencana kembali ke bangku kuliah di Universitas Indonesia untuk menempuh kuliah S1. Dia mengaku selama ini dirinya memang belum sempat kuliah hingga meraih gelar S1.

"Agar hidup lebih sehat dan bahagia, para lansia harus tetap beredar, tetap gaul, tetap gaya dan aktif, tidak berhenti belajar serta mengembangkan diri agar tetap bermanfaat bagi lingkungan, keluarga atau paling tidak bagi diri sendiri," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas