Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

4  Gaya Pengasuhan Anak, Mana yang Paling Ideal?

Pemahaman terhadap gaya-gaya ini penting agar orangtua dapat menyesuaikan pendekatan mereka sesuai kebutuhan perkembangan anak

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in 4  Gaya Pengasuhan Anak, Mana yang Paling Ideal?
Pexels.com
ILUSTRASI PARENTING - Setiap orang tua tentu memiliki cara tersendiri dalam membesarkan anak. Namun, secara psikologis, pola pengasuhan sebenarnya dapat diklasifikasikan ke dalam empat gaya utama. Pemahaman terhadap gaya-gaya ini penting agar orangtua dapat menyesuaikan pendekatan mereka sesuai kebutuhan perkembangan anak. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Setiap orang tua tentu memiliki cara tersendiri dalam membesarkan anak. Namun, secara psikologis, pola pengasuhan sebenarnya dapat diklasifikasikan ke dalam empat gaya utama.

Pemahaman terhadap gaya-gaya ini penting agar orangtua dapat menyesuaikan pendekatan mereka sesuai kebutuhan perkembangan anak.

Hal ini disampaikan oleh Konselor Unit Layanan Psikologi dan Bimbingan Konseling (ULPBK) Sekolah Islam Al Azhar Pekalongan, Adibah Aqilah, S.Psi., dalam acara Momspiration: Menghadapi Tantangan Pengasuhan yang disiarkan langsung di kanal YouTube Tribunnews dan TribunHealth, Minggu (20/7/2025).

“Gaya pengasuhan adalah bentuk perlakuan orang tua terhadap anak, baik dalam membimbing, menetapkan batasan, hingga memberi dukungan.

Umumnya, ada empat tipe pengasuhan yang paling sering diterapkan,” jelas Adibah.
Berikut penjelasan empat gaya pengasuhan tersebut:

 1. Autoritatif (Demokratis)

Rekomendasi Untuk Anda

Gaya ini dianggap paling ideal karena menyeimbangkan antara kehangatan dan kedisiplinan.

Orangtua bersikap tegas namun tetap membuka ruang dialog, sehingga anak merasa dihargai tanpa kehilangan arah.

“Kehangatannya tinggi, kontrolnya juga bisa diterapkan. Orang tua tegas tapi tetap memberi dukungan,” ujar Adibah.

Baca juga: Denny Sumargo Belajar Parenting Sejak Punya Anak: Ternyata Seseru Itu

2. Otoriter

Gaya ini ditandai dengan kontrol yang tinggi namun minim kehangatan.

Anak dituntut patuh tanpa diberi ruang berdiskusi.

Akibatnya, hubungan emosional menjadi kaku dan jarak antara anak dan orang tua semakin lebar.

“Aturannya kaku. Misalnya kalau sudah A, anak harus ikut A tanpa kompromi,” katanya.
 
3. Permisif

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas