Makanan Haram Menurut Islam, Ini Dasar Hukum dan Dampak jika Mengkonsumsinya
Artikel berikut akan membahas mengenai dasar hukum dan dampak jika mengkonsumsi makanan haram menurut Islam.
Tayang:
Diperbarui:
Penulis:
Lanny Latifah
Editor:
Yurika NendriNovianingsih
Tribun Jabar/Rahmat Kurniawan
ILUSTRASI PERIKSA MAKANAN - Petugas Inafis Polres Cimahi saat memeriksa sisa makanan MBG yang diduga menjadi penyebab puluhan siswa SMP Negeri 1 Cisarua, Bandung Barat, keracunan, Selasa (14/10/2025). Artikel berikut akan membahas mengenai dasar hukum dan dampak jika mengkonsumsi makanan haram menurut Islam.
Ketika seseorang mempunyai banyak harta dari hasil yang tidak halal, secara lahir mungkin saja akan terlihat bahagia.
Namun di balik itu semua, bisa jadi hatinya gersang, gelisah, dan jauh dari ketenangan karena di dalam harta haram tidak ada nilai kebaikan dan keberkahan. Rasulullah bersabda:
الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا، فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِي بَيْعِهِمَا، وَإِنْ كَتَمَا وَكَذَبَا مُحِقَتْ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا
Artinya: “Penjual dan pembeli mempunyai hak memilih selama belum berpisah. Jika keduanya jujur dan menjelaskan (keadaan barang), maka diberkahi jual beli mereka. Namun jika menyembunyikan dan berdusta, maka dihapus keberkahan dari jual beli mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim).
(Tribunnews.com/Latifah)
Berita Populer
Berita Terkini