Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Doa Naik Kendaraan Darat dan Adabnya, Amalkan Sebelum Bepergian

Setiap muslim perlu mengetahui doa naik kendaraan darat dan adab-adab bepergian. Doa orang yang bepergian adalah doa yang mustajab.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Doa Naik Kendaraan Darat dan Adabnya, Amalkan Sebelum Bepergian
Tribunnews.com
DOA NAIK KENDARAAN - Gambar didesain Tribunnews di BeFunky, Rabu (17/12/2025). Setiap muslim perlu mengetahui doa naik kendaraan darat dan adab-adab bepergian. Doa orang yang bepergian adalah doa yang mustajab. 

Artinya: “Ya Allah, mudahkanlah kami bepergian ini, dan dekatkanlah kejauhannya. Ya Allah yang menemani dalam bepergian, dan Engkau pula yang melindungi keluarga.”

Selain doa di atas, seorang muslim dianjurkan untuk berdoa ketika keluar dari rumah.

Doa Keluar Rumah

بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ

Bismillahi tawakkaltu' alalloh, laa hawla wa laa quwwata illaa billaah.

Artinya: “Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada-Nya; tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya.”

Adab Ketika Bepergian

Kementerian Agama menjelaskan beberapa adab yang dapat dilakukan seorang muslim ketika bepergian.

Dirangkum dari laman Kemenag dan Muhammadiyah, di bawah ini adab yang perlu diketahui muslim sebelum bepergian.

1. Sholat sunah sebelum pergi

Dalam hadis dijelaskan bahwa Rasulullah Saw selalu sholat dua rakaat sebelum meninggalkan suatu tempat.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari Anas bin Malik, Rasulullah Saw bersabda: “Sungguh, Nabi Muhammad Saw.tidak tinggal di suatu tempat kecuali meninggalkan tempat tersebut dengan shalat dua rakaat.” (HR Anas bin Malik).

Amalan tersebut merupakan amal yang berharga bagi orang-orang yang ditinggalkan.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw bersabda: “Tidak ada sesuatu yang lebih utama untuk ditinggalkan seorang hamba bagi keluarganya, daripada dua rakaat yang dia kerjakan di tengah (tempat) mereka ketika hendak melakukan perjalanan.” (HR ath-Thabrani).

2. Berpamitan

Sebelum bepergian, hendaknya berpamitan dengan keluarga atau orang yang ada yang di tempat itu.

Dari Musa bin Wardan berkata; Abu Hurairah berkata kepada seorang laki-laki: “Kemarilah, saya akan mengucapkan selamat tinggal (berpamitan) kepadamu sebagaimana Rasulullah SAW mengucapkan selamat tinggal kepadaku, atau sebagaimana Rasulullah SAW mengucapkan selamat tinggal; aku titipkan engkau kepada Allah yang tidak menyia-nyiakan titipan-Nya.”

Tujuannya agar orang-orang yang ditinggalkan turut mendoakan keselamatannya dalam perjalanan.

3. Berjabat tangan dengan orang yang ditinggalkan

Ketika hendak bepergian, seseorang sebaiknya juga berjabat tangan dan mengucapkan salam kepada keluarga atau orang yang ditinggalkan.

“Hendaklah kalian saling berjabat tangan, niscaya akan hilanglah kedengkian.” (HR. Malik dari ‘Atha bin Abu Muslim Abdullah al- Khurasani berkata).

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas