Doa ketika Ada Petir dan Hujan, Memohon Perlindungan Allah dari Bahaya
Ketika hujan disertai petir, setiap muslim dianjurkan untuk berdoa kepada Allah Swt dan memohon perlindungan dari keburukan petir.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Febri Prasetyo
Dalam Surat Al-Baqarah ayat 19, petir dan hujan lebat digambarkan sebagai peringatan bagi orang yang kafir.
“Atau, seperti (orang yang ditimpa) hujan lebat dari langit, yang disertai berbagai kegelapan, petir, dan kilat. Mereka menyumbat telinga dengan jari-jarinya (untuk menghindari) suara petir itu karena takut mati. Allah meliputi orang orang yang kafir." (QS. Al-Baqarah: 19)
Asbabun nuzul ayat tersebut dijelaskan dalam skripsi berjudul Petir Dalam Perspektif Al-Quran dan Relevansinya Terhadap Ilmu Pengetahuan Alam oleh Hasan Fadli Hasibuan, mahasiswa Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran Jakarta (2022).
Dulu ada dua orang munafik penduduk Madinah yang melarikan diri dari Rasulullah saw. ke orang- orang musyrik.
Lalu kedua orang itu diterpa hujan lebat yang disertai guruh yang keras, petir, dan kilat, seperti yang disebutkan Allah dalam ayat tersebut.
Setiap kali petir menyambar dan menerangi sekitarnya, mereka menutup telinga mereka dengan jari karena takut petir itu memasuki telinga mereka sehingga mereka tewas.
Jika kilat bersinar, mereka berjalan di bawah cahayanya dan jika tidak muncul kilat, mereka tidak bisa melihat apa-apa sehingga mereka diam di tempat, tidak meneruskan perjalanan.
"Mudah-mudahan pagi segera tiba, lalu kita datangi Muhammad dan kita baiat beliau," kata mereka.
Setelah pagi menjelang, mereka menghadap Rasulullah Saw, menyatakan masuk Islam, dan membaiat beliau, serta mendekatkan diri mereka kepada Allah.
Petir sebagai peringatan juga disebutkan dalam Surat Fussilat ayat 13.
“Jika mereka berpaling, katakanlah: ‘Aku telah memperingatkan kamu akan azab berupa petir seperti petir yang menimpa kaum ‘Ad dan kaum Tsamud.’” (QS. Fuṣṣilat: 13)
Selain itu, petir dapat mendatangkan ketakutan dan harapan yang mengingatkan setiap orang yang mendengarnya untuk memohon perlindungan kepada Allah Swt.
"Dialah yang memperlihatkan kepadamu kilat untuk menimbulkan ketakutan dan harapan, dan Dia menumbuhkan awan yang berat." (QS. Ar-Ra‘d: 12)
Di ayat selanjutnya, petir juga disebut sebagai makhluk Allah Swt yang selalu bertasbih kepada-Nya.
"Petir bertasbih memuji-Nya, demikian pula para malaikat karena takut kepada-Nya." (QS. Ar-Ra‘d: 13)
Ayat tersebut mengingatkan kepada setiap muslim untuk selalu bertasbih kepada Allah Swt seperti makhluk-Nya yang taat.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan