Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Doa ketika Mendengar Petir, Dibaca saat Hujan dan Kilat Menyambar

Doa ketika mendengar petir dapat dibaca saat hujan dan kilat menyambar. Petir disebutkan dalam beberapa ayat Al-Quran.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Doa ketika Mendengar Petir, Dibaca saat Hujan dan Kilat Menyambar
Tribunnews.com
DOA MENDENGAR PETIR - Gambar didesain Tribunnews di BeFunky dan Paint, Selasa (27/1/2026). Doa ketika mendengar petir dapat dibaca saat hujan dan kilat menyambar. Petir disebutkan dalam beberapa ayat Al-Quran. 

Ayat ini menegaskan bahwa sikap membangkang kaum terdahulu kembali terulang pada masa Nabi Muhammad saw. Permintaan mukjizat yang berlebihan lahir dari kedurhakaan, bukan keimanan.

Petir yang menyambar mereka menjadi bentuk hukuman atas kezaliman dan kesombongan, meski setelah itu Allah tetap membuka pintu ampunan.

7. QS. Fuṣṣilat: 13

“Jika mereka berpaling, katakanlah, “Aku telah memperingatkan kamu (azab berupa) petir seperti petir yang menimpa (kaum) 'Ad dan (kaum) Samud." (QS. Fuṣṣilat: 13)

Ayat ini adalah peringatan keras kepada kaum musyrik yang menolak dakwah Rasulullah saw. Petir disebut sebagai simbol azab yang pernah menimpa umat terdahulu.

Hal ini menunjukkan bahwa penolakan terhadap kebenaran memiliki konsekuensi serius, sebagaimana yang dialami kaum ‘Ad dan Tsamud.

8. QS. Fuṣṣilat: 17

“Adapun (kaum) Samud, mereka telah Kami beri petunjuk, tetapi mereka lebih menyukai kebutaan (kesesatan) daripada petunjuk itu. Maka, mereka disambar petir sebagai azab yang menghinakan karena apa yang telah mereka kerjakan." (QS. Fuṣṣilat: 17)

Ayat ini menjelaskan bahwa petir menjadi hukuman bagi kaum Tsamud karena mereka dengan sadar menolak petunjuk Allah.

Rekomendasi Untuk Anda

Azab tersebut bersifat menghinakan, sebagai balasan atas kesombongan dan pembangkangan mereka terhadap perintah Tuhan.

9. QS. AzZāriyāt: 44

“Lalu, mereka bersikap angkuh terhadap perintah Tuhannya. Maka, mereka disambar petir sementara mereka menyaksikan(-nya)”. (QS. AzZāriyāt: 44)

Ayat ini kembali menegaskan bahwa kesombongan terhadap perintah Allah berujung pada kebinasaan. Petir datang secara tiba-tiba dan disaksikan langsung oleh kaum yang durhaka.

Ayat tersebut menjadi pelajaran bahwa azab Allah bisa datang tanpa diduga, ketika manusia merasa paling kuat dan aman.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas