Lebih dari Sekadar Tren Lebaran, Ina Thomas Bawa Misi Kemanusiaan Lewat Busana
Serenia Garden terinspirasi dari filosofi taman—ruang yang menghadirkan ketenangan, harmoni, dan keseimbangan.
Penulis:
Eko Sutriyanto
Editor:
Erik S
Ringkasan Berita:
- Peluncuran koleksi Raya 2026 Serenia Garden menghadirkan lebih dari sekadar busana Lebaran, dengan memadukan estetika dan kepedulian sosial
- Berkolaborasi dengan Ina Thomas, brand modest wear Ellaya menyisipkan misi kemanusiaan melalui donasi bagi korban bencana
- Koleksi ini menegaskan bahwa Idul Fitri dapat menjadi momen berbagi dengan makna yang lebih dalam.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Peluncuran koleksi Raya identik dengan kemeriahan, namun suasana berbeda terasa dalam trunk show Serenia Garden, koleksi terbaru Ellaya untuk menyambut Idulfitri 1447 H.
Bertempat di Jakarta Pusat, acara ini menghadirkan pertemuan antara keindahan busana dan kepedulian sosial.
Kolaborasi bersama Ina Thomas menjadikan Serenia Garden lebih dari sekadar koleksi fashion.
Mantan model dan desainer tersebut membawa gagasan bahwa busana tidak hanya soal potongan, warna, dan detail, tetapi juga dapat menjadi medium untuk berbagi dan memberi dampak nyata.
Baca juga: Gelar Fashion Show, Zaskia Sungkar & Shireen Sungkar Tak Hanya Pamer Busana, Ada Dakwah di Baliknya
“Bagi saya, karya yang kita buat seharusnya bisa memberi makna dan manfaat,” ujar Ina dalam kesempatan tersebut.
Filosofi Taman yang Tenang
Serenia Garden terinspirasi dari filosofi taman—ruang yang menghadirkan ketenangan, harmoni, dan keseimbangan.
Nilai tersebut diterjemahkan ke dalam motif floral yang lembut pada berbagai item seperti abaya, dress, oneset, hingga sarimbit.
Palet warna pastel dan potongan flowy dirancang untuk memancarkan keanggunan sekaligus kepercayaan diri perempuan modern. Koleksi ini ditujukan bagi mereka yang ingin tampil sederhana namun tetap berkarakter di momen Idulfitri.
Di balik estetika yang anggun, Serenia Garden membawa misi sosial yang menjadi napas utama kolaborasi tahun ini.
Ina Thomas secara khusus merancang beberapa koleksi eksklusif yang hasil penjualannya, termasuk melalui lelang, didedikasikan untuk membantu korban bencana di Sumatera.
Pendekatan ini menjadikan fashion sebagai ruang solidaritas, bukan sekadar perayaan tren musiman.
Bagi Ina, keterlibatan dalam trunk show ini juga memiliki makna personal sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
“Acara ini berbeda dengan acara trunk show lainnya yah. Misi kemanusiaan yang dibawa ini punya nilai tersendiri. Untuk itu saya mendesign dan merancang baju khusus untuk misi kemanusiaan ini. Ini sebagai bentuk kepedulian saya dan Ellaya pada korban bencana," ujar Ina.
Sentuhan Seni dan Inklusivitas
Baca tanpa iklan