Niat Sholat Jamak dan Qashar Bagi Orang Dalam Perjalanan
Muslim yang melakukan perjalanan jauh atau safar mendapat keringanan sholat jamak dan qashar untuk mengerjakan sholat fardhu.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Ayu Miftakhul Husna
Ringkasan Berita:
- Dalam Islam, musafir mendapat keringanan salat berupa jamak (menggabung waktu) dan qashar (meringkas jumlah rakaat).
- Jamak ada dua, yaitu taqdim (di waktu pertama) dan takhir (di waktu kedua).
- Qashar hanya berlaku untuk Dzuhur, Ashar, dan Isya menjadi 2 rakaat, sedangkan Subuh dan Maghrib tidak.
- Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya bisa digabung pengerjaannya dalam satu waktu saat safar.
- Contohnya Dzuhur-Ashar jadi 2+2 rakaat, dan Maghrib-Isya jadi 3+2 rakaat.
TRIBUNNEWS.COM - Allah SWT memberikan keringanan kepada umat Islam yang sedang dalam perjalanan jauh agar tetap bisa melaksanakan kewajiban sholat fardhu.
Keringanan tersebut adalah dengan menjamak yaitu menggabungkan dua sholat fardhu dalam satu waktu, contohnya sholat dzuhur dan ashar atau maghrib dan isya.
Jamak terdiri dari jamak tadqim (dikerjakan di waktu salat pertama) dan jamak takhir (dikerjakan di waktu salat kedua).
Misalnya, menjamak sholat dzuhur (tetap 4 rakaat) dan ashar (tetap 4 rakaat), yang dikerjakan dalam satu waktu, bisa di waktu dzuhur atau ashar.
Selain jamak, keringanan lainnya adalah qashar, yaitu meringkas salat yang 4 rakaat menjadi 2 rakaat.
“Ketika kalian bepergian di bumi, maka bagi kalian tidak ada dosa untuk meringkas shalat.” (QS. An-Nisa’: 101)
Berbeda dengan jamak, qashar hanya berlaku untuk sholat dzuhur, ashar, dan isya. Sementara itu, shalat Subuh dan Maghrib tidak dapat diqashar.
Baik jamak maupun qashar biasanya dilakukan saat safar (perjalanan jauh), dan bisa juga digabung (jamak qashar).
Kementerian Agama membagikan bacaan niat sholat jamak dan qashar dalam laman resminya, sebagai berikut.
Baca juga: Doa Niat Sholat Dzuhur Sendiri dan Berjamaah, Mudah Dihafal
Niat Sholat Jamak
Sholat jamak merupakan keringanan mengerjakan dua sholat fardhu dalam satu waktu tanpa mengurangi jumlah rakaatnya.
1. Niat Sholat Jamak Taqdim Dhuhur dan Ashar
أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلهِ تَعَالَى
Ushallî fardladh-dhuhri arba‘a raka‘âtin majmû‘an bil-‘ashri jam‘a taqdîmin lillâhi ta‘ala
Artinya: “Saya niat shalat fardlu Dhuhur empat rakaat dijama’ bersama Ashar dengan jama’ taqdim karena Allah Ta’ala”.
2. Niat Sholat Jamak Taqdim Maghrib dan Isya
أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالعِشَاءِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلهِ تَعَالَى
Ushallî fardlal-maghribi tsalatsa raka‘âtin majmû‘an bil-‘isyâ’i jam‘a taqdîmin lillâhi ta‘ala
Artinya: “Saya niat shalat fardlu Maghrib tiga rakaat dijama’ bersama Isya’ dengan jama’ taqdim karena Allah Ta’ala”.
3. Niat Sholat Jamak Takhir Dhuhur dan Ashar
أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تأخِيْرٍلِلهِ تَعَالَى
Ushallî fardladh-dhuhri arba‘a raka‘âtin majmû‘an bil-‘ashri jam‘a ta’khîrin lillâhi ta‘ala
Baca tanpa iklan