Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Pelaku Chat Grooming Terkesan Orang Baik, Diam-diam Mendekati Anak Melalui Game dan DM

Ancaman gadget sejak dini bisa masuk diam-diam lewat chat, direct message (DM), hingga game online.Fenomena ini disebut chat grooming.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pelaku Chat Grooming Terkesan Orang Baik, Diam-diam Mendekati Anak Melalui Game dan DM
Freepik
Ilustrasi anak-anak bermain gadget. Ancaman gadget sejak dini bisa masuk diam-diam lewat chat, direct message (DM), hingga game online.Fenomena ini disebut chat grooming. 
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

Ringkasan Berita:
  • Ancaman gadget sejak dini tak lagi selalu datang secara fisik. 
  • Bahaya bisa masuk diam-diam lewat chat, direct message (DM), hingga game online.
  • Fenomena ini dikenal sebagai chat grooming.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Di era anak akrab dengan gadget sejak dini, ancaman tak lagi selalu datang secara fisik. 

Justru, bahaya bisa masuk diam-diam lewat chat, direct message (DM), hingga game online.

Baca juga: Ricky Harun Melarang Sang Anak Main Gadget, Ini Alasannya

Fenomena ini dikenal sebagai chat grooming, sebuah bentuk manipulasi yang kerap tidak disadari oleh anak, bahkan oleh orang tua.

Dokter Anak sekaligus Anggota UKK Tumbuh Kembang Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), DR Dr Ariani, SpA, Subsp TKPS(K), mengingatkan bahwa kejahatan ini berkembang pesat seiring masifnya penggunaan teknologi digital.

Ilustrasi anak bermain gadget
Ilustrasi anak bermain gadget (freepik)
Rekomendasi Untuk Anda

“Dan ini memang sering tidak terdeteksi, karena dia silent, bertahap, tidak langsung, manipulatif ini yang kadang dianggap oleh anak-anak sebagai hal yang normal, atau dianggap sebagai orang yang peduli,” jelasnya pada media briefing virtual, Selasa (31/4/2026). 

Berbeda dengan ancaman fisik yang terlihat jelas, chat grooming bekerja secara perlahan.

Modus Jadi Orang Baik, Pelaku Terkesan Perhatian Pada Anak  

Pelaku tidak langsung melakukan tindakan mencurigakan, melainkan membangun hubungan emosional terlebih dahulu.

Anak dibuat merasa diperhatikan, didengar, bahkan dianggap istimewa.

Inilah yang membuat korban tidak merasa sedang dalam bahaya.

Baca juga: 1.645 Anak dan Remaja Idap Diabetes, Pola Makan Tinggi Karbohidrat dan Main Gadget Bisa Jadi Pemicu

Padahal, di balik perhatian tersebut, pelaku memiliki tujuan yang jauh lebih serius.

“Jadi ini sebenarnya ujung-ujungnya nanti dia akan manipulatif untuk kekerasan seksual,” tegasnya.

Yang membuat kasus ini semakin kompleks, interaksi bisa terjadi di mana saja.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas