Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Penanganan Darurat Hipotermia pada Anak Saat Berada di Gunung

Tidak semua usia anak siap diajak ke lingkungan ekstrem. Menurut dr Yogi, anak di bawah tiga tahun memiliki risiko yang jauh lebih tinggi.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Penanganan Darurat Hipotermia pada Anak Saat Berada di Gunung
HO/IST
BAYI HIPOTERMIA - Bayi di Gunung Ungaran sempat dikira hipotermia, tim SAR beri selimut darurat, kondisi dipastikan aman 

“Dan kalau mau memulai mengenalkan dengan alam, itu ya start low go slow gitu ya. Jangan mulai dari naik gunung yang tinggi.”

Artinya, orangtua perlu mengenalkan anak pada aktivitas ringan terlebih dahulu sebelum mencoba yang lebih menantang.

Anak di Bawah 3 Tahun Sangat Rentan

Tidak semua usia anak siap diajak ke lingkungan ekstrem. Menurut dr Yogi, anak di bawah tiga tahun memiliki risiko yang jauh lebih tinggi.

“Jadi nggak ada umur khusus sebenarnya ya, boleh umur berapa gitu. Tapi yang harus kita tahu di bawah 3 tahun itu memang sangat rentan.”

Karena itu, keputusan membawa anak ke gunung harus dipertimbangkan dengan sangat matang.

Dalam kondisi darurat di alam, akses ke fasilitas kesehatan sangat terbatas. Karena itu, pengetahuan dasar orangtua menjadi sangat penting.

Mulai dari mengenali gejala hingga melakukan penanganan awal, semua bisa menjadi penentu keselamatan anak. Pada akhirnya, bukan hanya soal membawa anak ke alam, tetapi juga memastikan mereka tetap aman di dalamnya.

Rekomendasi Untuk Anda

(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas