Doa Setelah Berihram agar Dijauhkan dari Hal-hal Haram saat Ibadah Haji/Umrah
Setiap Muslim dianjurkan membaca doa setelah berihram agar dijauhkan dari hal-hal haram saat melaksanakan ibadah haji atau umrah.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Ringkasan Berita:
- Ihram adalah keadaan penting dalam ibadah haji dan umrah yang dimulai dengan niat, memakai pakaian ihram, serta masuk ke miqat.
- Selama ihram, jemaah dilarang melakukan hal-hal terlarang seperti berkata kotor, berbuat fasik, dan memakai pakaian tertentu bagi laki-laki dan perempuan.
- Setelah itu dianjurkan membaca doa dan talbiyah sebagai bentuk memenuhi panggilan Allah.
- Tata cara ihram meliputi niat, mandi, memakai pakaian ihram, shalat, dan melafalkan talbiyah.
TRIBUNNEWS.COM - Ihram merupakan bagian penting dalam ibadah haji dan umrah.
Ihram dimulai ketika jemaah haji dan umrah mengucapkan niat haji/umrah, lalu mengenakan pakaian ihram.
Selama berihram, jemaah haji/umrah dilarang melakukan hal-hal yang dilarang seperti berkata kotor, berbuat fasik, dan perbuatan tercela lainnya.
“(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi. Barang siapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu untuk mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats (berkata kotor), berbuat fasik, dan berbantah-bantahan di dalam masa haji…” (QS. Al-Baqarah: 197)
Pakaian ihram bagi jemaah laki-laki yaitu dua kain putih tanpa jahitan, sedangkan jemaah haji perempuan memakai pakaian biasa yang menutup aurat dan wajib menampakkan wajahnya.
“Janganlah kalian memakai baju (yang berjahit), celana, sorban, dan jangan pula wanita yang berihram memakai cadar dan sarung tangan.” (HR. Bukhari)
Setelah berihram, jemaah haji/umrah dianjurkan membaca doa setelah ihram, sebagaimana terdapat dalam buku Doa dan Dzikir Haji dan Umrah 1447 H/2026 M oleh Kementerian Haji dan Umrah.
Doa Setelah Berihram
اللَّهُمَّ إِنِّي أُحَرِّمُ شَعْرِي وَبَشَرِي وَجَسَدِي وَجَمِيعَ جَوَارِحِي مِنْ كُلِّ شَيْءٍ حَرَّمْتَهُ عَلَى الْمُحْرِمِ أَبْتَغِي بِذٰلِكَ وَجْهَكَ الْكَرِيمَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
Allaahumma innii uharrimu sya’rii wa basyarii wa jasadii wa jamii’a jawaarihii min kulli syai’in harramtahu ‘alal muhrimi abtaghii bidzaalika wajhaka al-kariima yaa rabbal ‘aalamiin
Artinya: "Ya Allah, aku haramkan rambut, kulit, tubuh, dan seluruh anggota tubuhku dari semua yang Engkau haramkan bagi seorang yang sedang berihram, demi mengharapkan diri-Mu semata, wahai Tuhan pemelihara alam semesta."
Baca juga: Doa Niat Ihram Haji dan Umrah, Pembuka Ibadah di Tanah Suci Baitullah
Selain doa di atas, imam besar Islam mengajarkan doa-doa baik yang dapat dibaca setelah berihram sebagai berikut.
Doa Imam Ghazali Setelah Berihram
اللَّهُمَّ قَدْ حَرَّمْتُ لَكَ لَحْمِي وَشَعْرِي وَدَمِي وَعَصَبِي وَمُخِّي وَعِظَامِي وَحَرَّمْتُ عَلَى نَفْسِي النِّسَاءَ وَالطِّيبَ وَلُبْسَ الْمَخِيطِ ابْتِغَاءَ وَجْهِكَ وَالدَّارِ الْآخِرَةِ
Allaahumma qad harramtu laka lahmii wa sya’rii wa damii wa ‘ashabii wa mukhkhii wa ‘izhaamii wa harramtu ‘alaa nafsin-nisaa-a wath-thiiba wa lubsal makhiithi ibtighaa-a wajhika wad-daari al-aakhirah.
Artinya: "Ya Allah, sungguh telah aku haramkan kepada-Mu dagingku, rambutku, darahku, ototku, akal pikiranku, tulangku, dan aku telah haramkan untuk diriku perempuan, wangi-wangian, dan pakaian yang berjahit hanya mencari rida-Mu dan tempat kembali di akhirat nanti."
Doa Imam an-Nawawi Setelah Berihram
اللَّهُمَّ لَكَ أُحَرِّمُ نَفْسِي وَشَعْرِي وَبَشَرِي وَلَحْمِي وَدَمِي
Allaahumma laka uharrimu nafsii wa sya’rii wa basyarii wa lahmii wa damii.
Artinya: "Ya Allah, karena Engkaulah aku ihramkan tubuhku, rambutku, kulitku dagingku, dan darahku."
Doa Nabi Muhammad SAW Setelah Berihram
اَللَّهُمَّ حَجَّةً لَا رِيَاءَ فِيْهَا وَلَا سُمْعَةَ
Allahumma hajjatan la riya'a fiha wa la sum'ah.
Baca tanpa iklan