Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Apakah Daging Kambing Menyebabkan Darah Tinggi? Ini Penjelasan Medis

Di tengah masyarakat, beredar anggapan bahwa daging kambing bersifat “panas” dan dapat langsung menyebabkan tekanan darah meningkat. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Apakah Daging Kambing Menyebabkan Darah Tinggi? Ini Penjelasan Medis
Tribunnews/JEPRIMA
DAGING KAMBING - Pedagang merawat hewan ternak kambing di kios hewan kawasan Buaran, Jakarta Timur, Kamis, (9/6/2022).Di tengah masyarakat, beredar anggapan bahwa daging kambing bersifat “panas” dan dapat langsung menyebabkan tekanan darah meningkat. Tribunnews/Jeprima 

Ternak yang dipelihara secara alami dengan sistem penggembalaan cenderung menghasilkan daging dengan kandungan lemak lebih rendah dibandingkan sistem penggemukan intensif. 

Hal ini menunjukkan bahwa kualitas daging tidak hanya ditentukan oleh jenis hewannya, tetapi juga bagaimana hewan tersebut dibesarkan dan diolah.

Apakah Daging Kambing Penyebab Darah Tinggi?

Hasil studi menunjukkan bahwa konsumsi daging kambing dalam pola makan yang seimbang tidak memberikan dampak signifikan terhadap tekanan darah maupun profil lemak, terutama pada individu dengan hipertensi ringan, dikutip dari ipb.ac.id.

Dengan kata lain, daging kambing bukanlah penyebab utama tekanan darah tinggi.

Sebaliknya, para ahli kesehatan menekankan bahwa penderita hipertensi lebih perlu membatasi konsumsi daging merah yang sudah diproses dan tinggi lemak jenuh, bukan semata-mata menghindari daging kambing

Dalam hal ini, cara pengolahan menjadi faktor yang jauh lebih penting dibandingkan jenis daging itu sendiri.

Metode memasak seperti menggoreng dengan minyak berlebih, menambahkan garam dalam jumlah tinggi, atau menggunakan saus berlemak justru dapat mengubah daging yang awalnya sehat menjadi makanan yang berpotensi meningkatkan risiko hipertensi

Rekomendasi Untuk Anda

Karena itu, cara memasak yang lebih sehat seperti merebus, memanggang tanpa lemak berlebih, atau mengolah dengan bumbu alami lebih dianjurkan.

Selain itu, porsi konsumsi juga menjadi faktor penting. Mengonsumsi daging merah, termasuk daging kambing, secara berlebihan dapat meningkatkan beban kerja sistem kardiovaskular. 

Oleh sebab itu, keseimbangan dalam pola makan tetap menjadi kunci utama, terutama bagi individu yang memiliki riwayat hipertensi atau masalah jantung.

Dengan pemahaman yang tepat, daging kambing seharusnya tidak lagi dipandang sebagai 'biang kerok' tekanan darah tinggi, melainkan sebagai salah satu sumber protein hewani yang dapat dikonsumsi secara bijak dalam pola makan sehat dan seimbang.

(Tribunnews.com/Farra)

Artikel Lain Terkait Daging Kambing dan Darah Tinggi

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas