Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Kelakar Prabowo jika Jokowi jadi Cawapresnya: Nggak Enak, Aduh

Prabowo mengaku tidak menginginkan ketika Jokowi menjadi cawapresnya. Ia merasa tidak patut hal tersebut untuk dilakukan.

Penulis: Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor: Pravitri Retno W
zoom-in Kelakar Prabowo jika Jokowi jadi Cawapresnya: Nggak Enak, Aduh
YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat
Bacapres Koalisi Indonesia Maju (KIM) sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra saat menjadi bintang tamu di podcast Kaesang Pangarep di kanal YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat, Jumat (15/9/2023). Prabowo mengaku tidak menginginkan ketika Jokowi menjadi cawapresnya. Ia merasa tidak patut hal tersebut untuk dilakukan. 

TRIBUNNEWS.COM - Bacapres Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto berkelakar ketika ditanya terkait Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi cawapres yang mendampinginya di Pilpres 2024.

Candaan Prabowo ini terlontar saat menjadi bintang tamu di podcast putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep yang disiarkan di kanal YouTube, Kaesang Pangarep by GK Hebat pada Jumat (15/9/2023).

Awalnya, Prabowo menceritakan saat ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Maju oleh Jokowi meski dikalahkan saat Pilpres 2019.

"Kelebihan kepemimpinan Pak Joko Widodo adalah ingin mempersatukan. Saya kan dikalahkan (saat Pilpres 2019) oleh beliau. Tapi kalau orang lain mungkin sudah aja, dihabisin sekalian."

"Tapi beliau nggak, beliau ajak bergabung. Pak Jokowi cinta rakyat, cinta Merah-Putih, saya cinta rakyat cinta Merah-Putih, kenapa nggak bersatu? Bersatu," kata Prabowo.

Lalu, Prabowo mengatakan para pemimpin dunia bingung terkait keakraban Jokowi dan dirinya meski sempat menjadi rival dalam Pilpres 2019.

Baca juga: Menakar Peluang Airlangga Hartarto sebagai Cawapres Prabowo: Miliki Segudang Pengalaman, tapi. .

Ketua Umum Gerindra itu pun mengungkapkan keakraban dirinya dengan Jokowi adalah wujud budaya Indonesia.

Berita Rekomendasi

"Dan ini yang luar biasa, saya keluar negeri, semua pemimpin di luar negeri bingung. Kenapa kamu bisa satu dengan rivalmu? Saya bilang ini Indonesia, kita bersaing tetapi sama-sama cinta."

"Nggak ada urusan siapa nomor satu, nomor dua. Kita bersatu bersama-sama berbuat untuk rakyat," tuturnya.

Kemudian, komika Kiki Saputri pun bertanya apakah bisa Jokowi menjadi cawapres dari Prabowo.

Prabowo pun menjawab tidak mungkin hal tersebut terjadi lantaran Jokowi adalah pemimpin dirinya.

Sementara dia adalah pembantu dari Jokowi di pemerintahan.

"Berarti nanti bisa bersatu lagi gak, Pak Prabowo capres sama Pak Jokowi (cawapres)?" tanya Kiki.

"Ya nggak enak. Bekas komandan jadi wakil, aduh," kata Prabowo dengan tertawa.

Baca juga: Demokrat Pertimbangkan Ajakan Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024

Selanjutnya, Kaesang juga menanyakan apakah Prabowo dan Jokowi bisa bersatu lagi ketika Prabowo menjadi presiden dan Jokowi ditunjuk untuk menjabat sebagai Menhan.

"Mungkin Pak Prabowo jadi Presiden terus Pak Presiden (Jokowi) ditunjuk menjadi Menhan, Pak. Tukeran Pak," kata Kaesang.

"Kualat. Masak mau tuker-tukeran (jabatan)," jawab Prabowo sambil tertawa.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)

Artikel lain terkait Pilpres 2024

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas