Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sejumlah Pakar Kritik Program Makan Gratis Rp400 T Prabowo-Gibran

Trubus mengatakan, kalaupun Prabowo-Gibran terpilih pada 2024, program makan gratis tersebut hanya akan berjalan untuk jangka waktu yang pendek.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Sejumlah Pakar Kritik Program Makan Gratis Rp400 T Prabowo-Gibran
Istimewa
Prabowo Subianto saat silaturahmi dan gala dinner bersama Aliansi Tionghoa Indonesia (Sindo) di Mangga Dua Square, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (19/12/2023). 

Lebih lanjut, ia menjelaskan, di negara-negara lain, dana untuk pemberian makan gratis bersumber dari pajak. Hal tersebut menurutnya, bisa dilakukan karena pajak yang tinggi.

"Ya iya kan orang enggak usah kerja aja, diam. Ya kalau di luar negeri kan memang dikasih makan tapi kan dari pajak, pajaknya tinggi. Nah kita (Indonesia) kan enggak," jelas Agus.

"Terus orang diam aja tahu-tahu dikasih makan, yang korupsi jalan terus. Ya enak sekali, yang korupsi enggak diapa-apain, yang melarat dikasih makan gratis, dikasih bansos, ya enggak benar lah," tuturnya.

Sebagai informasi, program makan siang gratis dikampanyekan pasangan capres dan cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Program tersebut diestimasi membutuhkan biaya senilai Rp400 triliun.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Atas