Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Budiman Sudjatmiko Paparkan Gagasan Prabowo-Gibran Perbaiki Sistem Pendidikan

Prabowo-Gibran, kata Budiman Sudjatmiko, akan memperbaiki sistem pendidikan dengan seamless system tanpa batas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Willem Jonata
zoom-in Budiman Sudjatmiko Paparkan Gagasan Prabowo-Gibran Perbaiki Sistem Pendidikan
istimewa
Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko menanggapi pernyataan Mahfud MD yang menyebut pertanyaan Gibran soal Greenflation sebagai pertanyaan 'recehan'. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko memaparkan sejumlah gagasan pasangan Capres dan Cawapres nomor urut dua dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia.

Pertama kata Budiman yakni meningkatkan literasi digital.

Ia mengatakan melalui literasi digital maka aspek-aspek yang selama ini bertentangan dalam dunia pendidikan bisa berekonsiliasi.

Misalnya pertumbuhan dengan pemerataan, kualitas dan akseptabilitas.

Baca juga: Tegaskan Pentingnya Pendidikan, Jokowi: Bapak Saya Saat Itu Bukan Orang Berpunya

Ia mengatakan digital adalah cara yang terbukti bisa mengakurkan dua hal yang saling bertentangan dalam semua aspek, baik itu aspek ekonomi, aspek politik, aspek ilmu pengetahuan.

"Oleh karena itu, digital, bagi pasangan 02 ditetapkan program yang penting salah satunya terkait literasi digital karena kita tahu bahwa itulah alat mistar untuk mengukur apakah seseorang punya akses yang berkualitas," katanya dalam diskusi bertajuk"Masa Depan Pendidikan Berbudaya Digital," di Graha Binaraksa, Jakarta Selatan, Minggu, (28/1/2024).

Rekomendasi Untuk Anda

Budiman mengatakan tradisi kebijakan dunia pendidikan di Indonesia selalu berubah-ubah.

Ketika ada keinginan untuk meningkatkan kualitas pendidikan maka aspek pemerataan dikorbankan.

Prabowo-Gibran, kata Budiman, akan memperbaiki sistem pendidikan dengan seamless system tanpa batas.

Hal itu bisa dilakukan dengan cara kerja yang membutuhkan kekenyalan. Itu menjadi penting karena pendidikan di Indonesia terbilang tradisional, birokratik, dan analog.

"Ini yang mau kita pecahkan dengan literasi digital bukan literasi yang yang cuman diartikan melek digital, bukan sekedar literasi yang komputasi tapi digital sehingga orang masuk ke dalam cara pikir, cara pandang, belajar tentang dunia digital dan belajar secara digital itu tekanan dari program itu," katanya.

Namun hal itu kata Budiman perlu kolaborasi. Pasalnya sistem pendidikan di Indonesia kaku.

Kolaborasi yang dilakukan yakni antara lembaga pendidikan publik atau negri dengan swasta.

Dengan kolaborasi tersebut maka pemerataan pendidikan yang berkualitas dapat tercapai.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Atas