Tribun

Mudik Lebaran 2011

Pemudik asal Karawang Kena Bius di Terminal Kampung Rambutan

Seorang pemuda dalam kondisi tak sadarkan diri, diamankan petugas Polsek Metro Jatinegara, Jakarta Timur

Editor: Widiyabuana Slay
Pemudik asal Karawang Kena Bius di Terminal Kampung Rambutan
Tribunnews.com/Iwan Taunuzi
Kedatangan penumpang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Senin (13/9/2010) siang. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang pemuda dalam kondisi tak sadarkan diri, diamankan petugas Polsek Metro Jatinegara, Jakarta Timur, di bawah jembatan flyover Cawang, malam tadi, Senin (05/09), sekitar pukul 21.00 WIB.

Setelah beberapa saat di amankan petugas, pemuda tersebut pun tersadar. Walaupun matanya telah terbelak, namun kesadaran pikirannya belum juga pulih, ia bahkan tampak seperti orang yang sangat kebingungan.

Pemuda tersebut diketahui bernama Abdul Raup (19). Dalam keadaan masih kebingungan dan panik, pemuda asal Karawang, Jawa Barat itu menceritakan bahwa ia sempat tidak sadarkan diri, setelah dipaksa menenggak minuman ringan dari seseorang yang tidak ia kenal.

Kejadian tersebut ia alami saat ia baru tiba di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Ketika itu, ia yang kembali ke Jakarta sendirian, langsung mencari angkot untuk kembali ke kediamannya di Jalam Fatmawati, Jakarta Selatan. Namun tiba-tiba seseorang dari belakang menepuk pundaknya.

"Dia tiba-tiba sok kenal sama saya, saya juga respect sama dia, lalu dia memaksa saya menenggak minunman ringan kaleng, saya dipaksa, ya saya minum saja," katanya.

Tak lama setelah menenggak minuman kaleng tersebut, ia pun tak sadarkan diri. Entah mengapa ia juga tiba-tiba diketemukan di bawah Flyover Cawang, Jakarta Timur. Saat ia tersadar, ia dapati uang Rp 150 ribu dan sebuah handphone miliknya raib.

Polisi yang melihatnya dalam keadaan setangah mabuk pun menanyainya dan langsung membawa Raup ke kantor Polsek Metro Jatinegara untuk dimintai keterangan. Sampai Senin malam, korban belum bisa dimintai keterangan polisi mengingat kesadarannya yang belum pulih total.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas