Jokowi-Ahok Ingin Dapatkan Spirit Ali Sadikin
Rumah di Jalan Borobudur No 22, Menteng, Jakarta Pusat, tampak teduh dihiasi rimbunnya pepohonan.
Penulis:
Ferdinand Waskita
Alasan tim Jokowi-Ahok memilih rumah tersebut, agar mendapatkan semangat Ali Sadikin.
"Jalan Borobudur sudah dianggap trah-nya Ali Sadikin. Beliau kan bertempat tinggal di sini. Kami ingin ambil spiritnya," tutur Taufik.
Ali Sadikin dianggap warga sebagai gubernur DKI Jakarta yang sukses memimpin ibu kota pada zamannya.
Taufik kemudian mengajak Tribun berkeliling posko pemenangan. Ruang pertama adalah media center, di mana terdapat sejumlah televisi untuk memantau setiap stasiun.
Dua staf bertugas untuk memantau berita di televisi. Yang menarik, staf di posko tersebut mengenakan pakaian wajib kemeja kotak-kotak.
Di seberangnya, terdapat ruang pertemuan kecil yang dapat menampung belasan orang. Lalu, berjejer ruang rapat dan ruang sekretariat untuk mengorganisasi kegiatan cagub dan cawagub yang diusung oleh PDIP dan Gerindra.
Ruang rapat besar yang memiliki kapasitas hingga 100 orang terdapat di bagian belakang rumah, lengkap dengan mikropon serta proyektor LCD.
"Ada enggak posko pemenangan yang sudah lengkap seperti ini?" tanya Taufik.
Ruang organisasi sayap politik dan persediaan logistik berada di belakang musala. Taufik mengatakan, selain PDIP dan Gerindra, ada pula partai non-kursi yang menyatakan dukungannya, antara lain Partai Pelopor, Partai Pakar Pangan, Partai Pemuda Indonesia, Partai Barisan Nasional, dan Partai Bintang Reformasi.
"Mereka masuk ke dalam tim sukses kami," cetusnya. (*)
BACA JUGA
Baca tanpa iklan