Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemilihan Gubernur DKI

Jokowi Tolak Pakai Jasa Pengawalan Voorijder

Pemenang pemilihan calon gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, atau akrab disapa Jokowi, berjanji untuk tetap pada gaya

Jokowi Tolak Pakai Jasa Pengawalan Voorijder
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Walikota Solo yang telah memenangi Pilkada DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi, menjawab pertanyaan jurnalis disela silaturahminya ke KPUD Provinsi Jakarta, sesaat sebelum pengumuman resmi KPUD terkait hasil pilkada DKI, di Kantor KPUD, Jakarta, Sabtu (29/9/2012). Pasangan Jokowi-Ahok memenangi putaran pilkada Jakarta, setelah mengungguli pasangan incumbent Foke-Nara. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemenang pemilihan calon gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, atau akrab disapa Jokowi, berjanji untuk tetap pada gaya kepemimpinannya saat dirinya menjabat Wali Kota Surakarta.

Namun, dia juga menegaskan akan menindak anak buah yang melanggar aturan, termasuk menyelewengkan anggaran APBD.

"Saya akan tetap sama. Kalau aturan buat saya itu prinsip, jangan ditawar. Tapi, kalau bukan prinsip, enggak apa-apa, silakan lah menawar-nawar," tandasnya.

Lebih dari itu, Jokowi pun berkomitmen untuk tidak menggunakan jasa pengawalan dan pengamanan (security system) voorijder yang justru bisa membuat kemacetan bagi pengguna jalan.

Ia mengaku tidak khawatir atas ancaman apapun yang akan menimpanya. "Nanti juga enggak. Nanti saya biasa saja seperti ini. Nanti tetap begini, mau ya begini, enggak mau ya tetap begini," kata dia.

Sampai hari ini, Jokowi mengaku belum tahu-menahu soal mobil Kijang Innova V A/T Luxury seharga Rp 300 jutaan dan berplat B 1 JKW yang dibelikan untuknya oleh tim sukses dan relawan.

Ia memastikan hanya akan menggunakan mobil dinas dan menolak pemberian mobil itu. "Saya enggak tahu, tanya sama yang memberikan siapa, saya enggak mau. Mobil dinas saja banyak kok, hahaha," kata Jokowi diikuti gelak tawanya.

Kepala daerah yang mempunyai hobi musik cadas ini belum mau mengutarakan apakah dirinya sudah membeli tiket konser band Sepultura yang akan manggung di lima kota di Indonesia pada 3 hingga 11 November 2012 mendatang.

"Nantilah saya ngomong, mau ngomong Sepultura, ngomong Metalica, ataupun Megadeth, nanti" ucapnya.

Baju Pelantikan
Sampai sepekan menjelang pelantikan, Jokowi mengaku belum dihubungi pihak terkait untuk dilakukan pengukuran pakaian dinas kepala daerah.

Meski begitu, Jokowi mengaku siap mengenakan jas lamanya untuk acara pelantikan nanti.

"Katanya disuruh mengukur baju, tapi belum. Kalau yang lama boleh, saya akan pakai yang lama," ujarnya

Ikuti kami di
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Anwar Sadat Guna
  Loading comments...
load->view('side/tjb_classified_ads'); ?>
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas