Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemilihan Gubernur DKI

Jokowi Sengaja Minta Celana Longgar untuk Pelantikan

Mungkin untuk menyembunyikan badannya yang kurus, Gubernur terpilih DKI Jakarta Joko Widodo meminta tukang jahit membuatkan

Jokowi Sengaja Minta Celana Longgar untuk Pelantikan
/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
JOKOWI/AHOK DILANTIK 7 OKTOBER 2012 - Pasangan pemenang Gubernur - Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012 - 2017, Joko Widodo (Jokowi) - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) rencana akan dilantik tanggal 7 Oktober 2012 bertepatan dengan selesainya masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Fouzi Bowo (Foke) . (foto) Jokowi-Ahok dan Fake-Nara dalam acara Debat Kandidat Pemilu Cagub & Cawagub DKI Jakarta putaran ke-2 oleh KPU Jakarta disiarkan langsung oleh JAK TV dari Hotel Grand Melia, Kuningan, Jakarta. (TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

"Mereka tanya, apa Pak Ahok langganan saya? Saya bilang, iya. Lalu mereka pesan seragam gubernur dan wakilnya," kata Rusman saat ditemui Tribunnews.com di lokasi usahanya Jalan Gunung Sahari.

Setelah menjawab pertanyaan itu, Rusman mendatangi pejabat berwenang di bagian Protokoler Pemprov DKI Jakarta. Sesampai di Balai Kota Jalan Medan Merdeka Barat, Rusman dipesani menjahitkan masing-masing satu stel seragam Jokowi dan Ahok.

Mengenai seragam untuk Ahok, Rusman tidak perlu lagi mengukur. Pasalnya Ahok sudah sering memesan baju di tempat tersebut, bahkan waktu hendak dilantik menjadi Bupati Belitung Timur tahun 2005, Ahok juga memesan baju dari Feng Sin Tailor.

Sebagai pelanggan, Rusman hapal ukuran tubuh sang calon wakil gubernur. Baju dan celana yang dijahit untuk Jokowi dan Ahok menurut Rusman mirip dengan seragam gubernur dan wakil bubernur di daerah lain pada umumnya. Berbahan polyester yang dibeli di pasar Senen, Jakarta Pusat. Kain berwarna putih.

Feng Sin Tailor dalam bahasa Mandarin berarti fajar baru. Usaha menjahit ini didirikan tahun 1940 oleh mertua Rusman. Pada masa awal berdirinya, menurut Rusman, pihaknya banyak menerima pesanan dari orang-orang Belanda.

Ia sendiri baru bergabung di Feng Sin tahun 1971, mengawali kariernya sebagai tukang potong bahan. Kini Rusman berkuasa penuh atas Feng Sin, dengan mempekerjakan belasan karyawannya.

Perkenalannya dengan Ahok bermula sejak tahun 1970-an. Saat itu ayah Ahok, Indera Tjahaja Purnama alias Kim Nam seorang pengusaha yang dermawan dari Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung, sering memesan kemeja dan celana dari Feng Sin Tailor.

Beranjak dewasa di tahun 1980-an, Ahok pun mulai memesan pakaian untuk dia kenakan. Hingga kini, Rusman menuturkan setidaknya dua kali dalam setahun, Ahok memesan pakaian darinya.

Berita Terkait: Pemilihan Gubernur DKI

Ikuti kami di
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas