Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sejarah Kelam Antar Sekolah Memicu FR Membunuh Alawy

Tim Psikologi Polda Metro Jaya telah selesai melakukan hasil pemeriksaan terhadap kejiwaan Fitra (19), tersangka pembunuhan terhadap

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Psikologi Polda Metro Jaya telah selesai melakukan hasil pemeriksaan terhadap kejiwaan Fitra (19), tersangka pembunuhan terhadap siswa SMAN 6, Alawy.

Kepala Bagian Psikolog SDM Polda Metro Jaya, AKB Arief Nurcahyo, mengatakan, Jumat (5/10/2012), pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap Fitra. Dari hasil tes diketahui lingkungan menjadi pemicu kuat FR bisa bertindak demikian.

"Ini perilaku kolektif. Di kasus ini, pembunuhan bukanlah sebagai tujuan utama tapi sebagai sebuah perilaku kolektif. Ini yang mensupport FR berbuat seperti itu," jelas Arief, Minggu (7/10/2012).

Dikatakan Arief, antara SMAN 6 dan SMAN 70 sudah terbangun sebuah rivalitas. Sehingga ketika ada pemicu maka tawuran antarpelajar pun pecah dan tidak bisa dihindari.

Menurut Arief, jarak dua sekolah yang berdekatan, ketegangan antarkelompok, dan sejarah (tawuran) maupun rivalitas masing-masing kelompok juga turut memicu timbulnya tawuran.

"FR merespon rangsangan itu. Ditambah lagi dia pernah dua kali tidak naik kelas dan turut terlibat aksi tawuran lain. Lingkungan kemudian memberikan FR label bahwa ia adalah orang yang dituakan (senior) di sekolahnya dan ia ingin tampil sebagai seorang hero (pahlawan)," ungkap Arief.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas