Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Dua Warga Ciracas Ditembak Mati Perampok

Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Senin (25/2/2013) sekitar pukul 04.00 WIB.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Aksi brutal perampok bersenjata api kembali terjadi di Jakarta Timur. Kali ini dua orang tewas di tangan perampok sepeda motor di Jalan Tanah Merdeka IV RT 06 RW 04, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Senin (25/2/2013) sekitar pukul 04.00 WIB.

Saleha (56), pemilik kontrakan yang dihuni Heston Hutagalung (50) korban yang juga memiliki motor, mengatakan, peristiwa bermula saat dua orang pelaku mendatangi rumah korban sekitar pukul 05.00 WIB.

Dua pelaku tersebut berusaha mengambil sepeda motor milik korban, Honda Vario bernomor polisi B 3393 TGC yang diparkir di teras rumah.

Hutagalung, anak kedua Heston, dan seorang warga bernama Jamhari meninggal dunia. Selain menewaskan dua orang, enam orang warga yang mencoba menghentikan aksi pelaku, mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dan peluru yang diletuskan oleh pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari dua orang itu.

"Belum sempat membawa lari hasil curiannya, aksi para pelaku ketahuan oleh Heston yang langsung mengejar para pelaku sambil berteriak meminta tolong warga sekitar," kata Saleha (56) saat ditemui Tribunnews.com dilokasi, Senin (25/2/2013).

Warga dan keluarga Heston yang mendengar teriakan itu segera berhamburan keluar rumah dan mengejar dua pelaku tersebut.

Alih-alih melarikan diri, pelaku yang sudah terpojok justru menyerang warga dengan membabi buta menggunakan senjata api rakitan, dan pisau yang sudah mereka persiapkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Heston yang pertama kali berhadapan dengan pelaku terkena bacokan di lengan kirinya. Tak hanya itu, pelaku pun menembak korban di bagian paha kirinya. Beruntung di saku celana Heston terdapat telepon seluler, sehingga peluru pelaku tidak menembus pahanya.

Istri Heston, Norma Sihombing (52) yang berusaha membantu suaminya juga mengalami luka tembak di pinggang kirinya.

Dua orang putra Heston bernama Yogi Hutagalung dan Kriston yang kemudian juga mengejar pelaku mengalami luka tusuk pisau pelaku. Akibatnya, Kriston yang terkena tusuk di bagian dada dan rusuk kiri meninggal dunia saat dibawa ke Rumah Sakit Pasar Rebo. Sementara Yogi yang mengalami tusukan di dada kirinya masih kritis di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati.

Ian (36) seorang warga yang juga mengalami luka bacok di bagian lengan kirinya, menuturkan, dirinya sedang berada di dalam rumahnya yang tak jauh dari lokasi, saat mendengar teriakan minta tolong dan letusan tembakan.

"Saya langsung berlari ke lokasi, melihat pelaku tengah bergelut dengan Heston dan Norma yang sudah terluka.Dia teriak-teriak, tembak-tembak. Pelaku yang pegang pistol, langsung nodong-nodongin senjata rakitannya," katanya.

Setelah memastikan pelaku tak berani menembak lagi, Ian segera mengejar seorang pelaku yang membawa senjata tajam yang berlari ke arah Kampung Rambutan. Bersama beberapa warga lainnya, yakni Heri, Toriq, Yogi, dan Kriston, Ian mencoba meringkus korban.

Namun setiap kali ada yang memukul, pelaku yang pakai pisau coba tusuk dan sabet warga. Selain menewaskan Kriston, seorang warga bernama Jamhari yang juga turut membantu meringkus pelaku tewas setelah terkena sabetan tepat di bagian perutnya.

Setelah bergelut cukup lama, warga yang saat itu semakin ramai, berhasil mengamankan salah seorang pelaku atas nama Deny Saputra yang membawa senjata tajam.

Warga yang saat itu marah atas perbuatan pelaku sempat menghajar Deny di lokasi kejadian, yang membuatnya harus menjalani perawatan di RS Pasar Rebo, Jaktim. Sementara seorang pelaku lainnya yang membawa senjata api, atas nama Adit, berhasil melarikan diri.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas