Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pelaku Tembak Polisi di Depan KPK untuk Cari Perhatian

Saat itu, jalan belum terlalu sepi. Para wartawan yang biasa meliput di KPK juga masih berada di sana.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penembakan almarhum Aipda (anumerta) Sukardi tepat di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, cukup mengagetkan banyak pihak.

Penembakan terjadi Selasa (10/9/2013) pukul 22.15 WIB. Saat itu, jalan belum terlalu sepi. Para wartawan yang biasa meliput di KPK juga masih berada di sana.

Bambang Widodo Umar, pengamat kepolisian menilai, penembakan sudah terencana dan dilakukan orang terlatih. Dia menduga, Sukardi yang saat itu mengawal enam truk bermuatan besi, sudah diikuti dari Tanjung Priok.

"Saya pikir ini direncanakan. Ia memang diikuti dari Tanjung Priok," kata Bambang di Gedung KPK, Rabu (11/9/2013).

Lalu, mengapa eksekusi penembakan dilakukan tepat di depan Gedung KPK? Menurut Bambang, hal tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan KPK. Pelaku hanya ingin mencari perhatian dan melakukan penembakan di tengah Ibu Kota.

"Kejadiannya di Jakarta supaya masalah ini menjadi perhatian pemerintah dan polisi khususnya," jelas Bambang. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas