Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Korban Salah Tangkap Polisi Ingin Lihat Muka Oknum Penembak

Robin Napitupulu (25), korban salah tangkap aparat reserse kriminal Polsek Tanjung Duren, berharap ada itikad baik dari polisi

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Robin Napitupulu (25), korban salah tangkap aparat reserse kriminal Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat, berharap ada itikad baik dari polisi yang menembak dan menganiayanya.

"Kemarin sih memang Kapolres-nya (Jakarta Barat) sudah datang.

Cuma penginnya pelaku penembakan itu juga datang, saya mau lihat wajahnya," ujar Robin kepada Kompas.com di Rumah Sakit Pelabuhan, Koja, Jakarta Utara, Senin (14/10/2013).

Robin menilai polisi sangat lambat memproses dan bahkan terkesan melindungi polisi yang menganiayanya.

Menurut Robin, pria yang memukulnya memiliki tinggi badan kira-kira 165 cm, berjenggot lebat, warna kulit hitam, hidung mancung, dan bentuk muka ouval.

"Dia juga memiliki badan yang tegap, tapi perutnya agak sedikit buncit," kata Robin.

Hingga Minggu kemarin, Robin belum berhasil melaporkan kasus itu ke Polsek Tanjung Duren ataupun Polres Jakarta Utara.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia mengatakan, polisi tidak melayani laporan itu karena libur pada Minggu. Keluarga Robin melaporkan kasus tersebut ke Divisi Profesi dan Pengamanan Polda Metro Jaya.

Menurut pengakuan Robin, ia ditangkap dan dianiaya oleh polisi ketika ia hendak pulang ke Bekasi dari rumah kekasihnya di Koja, Jakarta Utara, Sabtu (12/10/2013) malam.

Ketika tengah memanasi mobil Toyota Rush bernomor polisi B 1946 KOR miliknya, sebuah sedan parkir tepat di depan mobilnya.

Sopir dan penumpang di samping sopir sedan itu turun dan menghampiri Robin yang berada di dalam mobil.

Robin melihat orang yang menghampirinya membawa senjata.

Karena takut ditembak, Robin membungkukkan badan. Tak lama, empat letusan terdengar, dan peluru menembus mobil, tetapi tak mengenai Robin.

Robin pun spontan menginjak pedal gas dan melaju.

Sekitar 15 menit membawa mobilnya, Robin berusaha mengamankan diri dengan segera masuk ke pos RW setempat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas