Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penyandang Disabel Kesulitan Lewat TPO Kota Tua

Sebagian lagi, pasrah dan harus bersusah payah naik-turun tangga.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Penyandang Disabel Kesulitan Lewat TPO Kota Tua
WARTA KOTA/FERYANTO HADI
angga menuju terowongan Penyeberangan Orang (TPO)yang menghubungan halte bus Transjakarta Kota Tua menuju Stasiun Jakarta-Kota (Beos). Foto diambil Rabu (16/4/2014) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang petugas Dinas Perhubungan yang bertugas di terowongan itu, Slamet Prayitno, mengakui banyak penyandang disabilitas dan para orang tua yang kesulitan ketika naik-turun tangga terowongan.

Beberapa penyandang disabel bahkan pernah mengeluh karena lift yang tidak juga berfungsi. Sebagian lagi, pasrah dan harus bersusah payah naik-turun tangga.

"Saya dan kawan-kawan sering bantu mereka, apalagi kalau pas turun tangga. Biasanya kita gendong dulu orangnya, sementara kursi roda dibawakan oleh anggota keluarganya yang lain," kata Slamet kepada Warta Kota, Selasa (15/4).

Slamet mengatakan, lift tersebut sudah lama tidak berfungsi, bahkan beberapa bulan sejak diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Fauzi Bowo, pada medio 2008.

Slamet mengaku tak tahu alasan tidak difungsikannya lift tersebut. Hanya saja, kata dia, ketika lift berfungsi, lift tersebut justru dimanfaatkan oleh orang-orang normal, bahkan banyak penderita disabel dan orang tua yang turut berdesak-desakan.

"Selain itu beberapa kali terjadi kejahatan di dalam lift. Dari aksi pencopetan, sampai penodongan. Dulu pernah terjadi seperti itu, kejadiannya malam hari," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas