Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Trauma, AK Kerap Banting Barang dan Bersembunyi di Lemari

AK, korban sodomi yang bersekolah di TK Jakarta International School (JIS) hingga kini masih trauma atas sodomi yang menimpanya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Trauma, AK Kerap Banting Barang dan Bersembunyi di Lemari
Tribunnews/Jeprima
Lima tersangka pelaku kekerasan seksual terhadap siswa Jakarta International School (JIS) dihadirkan saat ekspos perkara di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (26/4/2014). Kelima tersangka tersebut berinisial AW, SY, ZA, AG, dan AF (perempuan) yang merupakan karyawan alih daya (outsourcing) petugas kebersihan di sekolah tersebut. (Tribunnews/Jeprima) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - AK, korban sodomi yang bersekolah di TK Jakarta International School (JIS) hingga kini masih trauma atas sodomi yang menimpanya.

Menurut pengakuan dari T, ibunda AK, hingga saat ini AK masih kerap trauma meskipun saat ini, berat badanya sudah naik 1kg.

"Kondisi anak saya (AK) berat badannya sudah naik 1kg. Kemarin traumanya kambuh. Padahal saya sudah beri pendampingan psikologi seminggu dua kali," kata T, Senin (28/4/2014) di Mapolda Metro Jaya.

Diceritakan T, kumatnya trauma AK terjadi saat AK ingin menonton film Captain Amerika. Saat nonton, AK mengeluh dadanya sakit dan berteriak : banyak orang jahat di sekolah.

Tak hanya itu, traumanya makin berlanjut dengan membanting barang-barang di rumah lalu bersembunyi di dalam lemari.

"Saya butuh waktu 30-40 menit untuk menenangkan dia. Lalu saya ajak jalan-jalan naik mobil. Di mobil pun dia hanya pakai kaos tidak pakai bawahan," kata T.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas