Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

'Arwah Korban Seperti Mengejar-ngejar Saya'

Arwah korban seperti mengejar-ngejar saya," ujar Muhammad Prio Santoso di Mapolda Metro Jaya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in 'Arwah Korban Seperti Mengejar-ngejar Saya'
Wartakota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Rio Santoso (26), guru privat pembunuh Deudeuh Alfi Sahrin 

Semula, pelaku tidak berniat mengambil barang-barang korban yang tergeletak di meja. Untuk menghilangkan barang bukti, akhirnya semua barang itu diambil, namun, dia tidak menjual.

Usai menghabisi teman kencannya, pelaku melarikan diri. Dia sempat duduk-duduk selama 15 menit di dekat Stasiun Tebet, Jakarta Selatan. Akhirnya, dia memutuskan pulang ke rumah di Jalan Batu Tapak 1 RT/RW 001/011, Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat. Di tempat itu, dia bertemu istri dan anak.

Pelaku meyakini cepat atau lambat dia akan tertangkap. Dia bahkan mengikuti perkembangan pemberitaan di media massa. Dia ditangkap di Bogor pada Rabu dinihari.

"Saya tahu dicari polisi. Apalagi saya sering membaca pemberitaan tewasnya korban. Saya hanya bisa menyesal, dan berharap keluarga saya mau menerima kembali setelah menjalani hukuman,"katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas