Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kapolda Metro Jaya Ogah Pimpin Relokasi Warga Bidara Cina dan Bukti Duri

Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian, enggan memimpin relokasi permukiman. Ia memastikan polisi hanya bertugas membantu agar relokasi lancar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Kapolda Metro Jaya Ogah Pimpin Relokasi Warga Bidara Cina dan Bukti Duri
Tribunnews/JEPRIMA
Warga melintasi banjir yang merendam kawasan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (18/1/2014). Hujan yang mengguyur Jakarta semalam dan meluapnya Sungai Ciliwung mengakibatkan kawasan tersebut terendam hingga setinggi 2 meter lebih. (Tribunnews/Jeprima) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian, enggan memimpin relokasi permukiman. Ia memastikan polisi hanya bertugas membantu agar program dan kebijakan pemerintah daerah untuk relokasi berjalan lancar.

"Polda tidak memiliki kewenangan melakukan relokasi. Polda tugasnya hanya membantu agar program kebijakan pemerintah untuk relokasi berjalan dengan lancar," ujar Tito ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2015).

Mantan Kapolda Papua tersebut menambahkan, relokasi permukiman merupakan kewenangan pemerintah daerah. Sementara tugas aparat kepolisian hanya membantu pemerintah menjalankan kebijakan.

"Polri tidak memiliki kewenangan untuk memimpin melakukan relokasi. Itu tidak bisa. Kewenangannya itu di Pemda. Tugas polisi membantu pemerintah dalam menjalani kebijakan bersifat positif dan sesuai dengan undang-undang," kata dia.

Pernyataan Tito menanggapi permintaan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yang meminta polisi memimpin relokasi warga pemukiman di Bidara Cina dan Bukit Duri.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas