Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kadiv Humas Polri: Pelaku Sakti Mandraguna Simpan Sianida di Celana Dalam

Kadiv Humas Polri, Irjen Anton Charliyan, tak habis pikir dan menilai pelaku yang menyimpan sianida di celana dalam sangat sakti mandraguna.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Kadiv Humas Polri: Pelaku Sakti Mandraguna Simpan Sianida di Celana Dalam
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Penyidik Direktorat Reserse Umum Polda Metro Jaya melakukan pra rekontruksi kasus Mirna Salihin di Cafe O Kawasan Grand Inonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (11/1/2016). Saat proses pra-rekonstruksi, digambarkan korban Wayan Mirna Salihin (27) diantar dengan menggunakan kursi roda ke klinik seusai mulutnya mengeluarkan busa di Kafe O, Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Busa di mulut Mirna keluar seusai ia meminum es kopi Vietnam. Warta Kota/angga bhagya nugraha 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  ‎Mabes Polri bersuara adanya dugaan pelaku menyimpan sianida di celana dalamnya sebelum membunuh Wayan Mirna Salihin (27).

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Anton Charliyan, mengatakan menyimpan sianida di celana dalam sangatlah berisiko dan jika benar pelaku sangat nekat.

"‎Terlalu berisiko sianida ditaruh di dalam celana. Kalau kena kulit saja bisa seperti luka bakar. Bagaimana ceritanya kalau ditaruh di dalam celana, meski dibungkus plastik juga," ujar Anton di Mabes Polri pada Selasa (19/1/2016).

Ia menilai pelaku sangat sakti jika benar menaruh sianida di celana dalamnya.

"‎Coba kalau Anda saya titipkan sianida di celana, apa mau? Kalau benar ditaruh di celana, itu pelakunya pasti punya ilmu sakti mandra guna," ungkap  Anton.

Misteri tewasnya Mirna usai minum es kopi Vietnam di Kafe Olivier, Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pelan-pelan mulai terungkap.‎ 

Rekomendasi Untuk Anda

Berhembus kabar, pelaku menyembunyikan racun sianida di celana dalam.

Namun, siapa penyimpan dan penuang racun sianida itu ke es kopi Mirna masih belum diungkap polisi.

Banyak pihak menduga kematian Mirna melibatkan pelaku yang memiliki hubungan khusus dengan korban.

Berdasarkan informasi yang berkembang di kalangan wartawan, kematian Mirna karena didasari rasa cemburu pelaku terhadap korban yang menikah dengan orang lain.

Indikasi korban dibunuh pelaku yang cemburu disebutkan bahwa sebelum menemui ajalnya, Mirna sering mendapat teror melalui pesan singkat maupun telepon.

Misteri sianida di celana dalam

Misteri pembunuhan Wayan Mirna Salihin (27) yang tewas usai minum es kopi vietnam di Kafe Olivier di Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pelan-pelan mulai terungkap.

Polisi menduga pelaku menyembunyikan racun sianida di celana dalam.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas