Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

'Jangan Disorot Pak, Malu Saya Malu'

Seorang wanita muda menenteng sekantung plastik berisi barang-barang rumah tangga, serta menenteng sebuah sapu ijuk.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in 'Jangan Disorot Pak, Malu Saya Malu'
KOMPAS.com/Akhdi Martin Pratama
Sebanyak 20 personel dari Sabhara Polda Metro Jaya terlihat sudah berkumpul di sekitaran kawasan Kalijodo, Angke, Tambora, Jakarta Barat Kamis (18/2/2016). 

TRIBUNNEWS.COOM, JAKARTA -- Sejumlah aparat gabungan, baik Polisi, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kembali menggeruduk Kawasan Kalijodo, Jalan Kepanduan II, RW 05, Kelurahan Pejagalan, Penjariangan, Jakarta Utara, Kamis (18/2/2016).

Di saat aparat tengah memberikan Surat Peringatan pertama (SP1), seorang wanita yang enggan menyebut identitasnya ini angkat barang dari kosannya.

Pantauan Warta Kota, seorang wanita muda menenteng sekantung plastik berisi barang-barang rumah tangga, serta menenteng sebuah sapu ijuk.

Wanita ini memalingkan wajahnya saat awak media menyoroti wajahnya.

Padahal, kala itu ratusan aparat gabungan tengah menggeruduk wilayah yang marak akan praktik prostitusi dan premanisme tersebut.

Wanita berambut ikal ini pun mengaku enggan diwawancara dan menyebut identitasnya.

"Jangan dong pak.. Jangan.. Jangan disorot. Malu saya.. Malu," ucap wanita berpakaian motif bunga ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Wanita yang mengenakan masker ini langsung menutup wajahnya dengan tangan kanannya yang sedang menenteng sapu, dan melangkah terburu-buru.

"Saya bukan PSK (Pekerja Seks Komersial). Saya nge-kost doang. Saya mau pulang.. Udah dong jangan disorot," katanya sambil berlari kecil. (Panji Baskhara Ramadhan)

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas