Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

KPK Diminta Selidiki Pembelian Rumah Senilai 7 M di Yogya

Pembangunan rumah tersebut diduga memiliki kaitan dengan proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in KPK Diminta Selidiki Pembelian Rumah Senilai 7 M di Yogya
Warta Kota/Alex Suban
Plakat segel yang dikeluarkan Dirjen Penegakkan Hukum Kementerian LHK berdiri di Pulau Reklamasi C-D, di seberang Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Rabu (11/5/2016). Pengembang diberikan sanksi untuk menghentikan kegiatan operasional sampai terpenuhnya seluruh perintah yang diwajibkan kepada perusahaan termasuk melakukan perubahan dokumen dan ijin lingkungan. (Warta Kota/alex suban) 

"Ini bagai puncak gunung es saja, harus diungkap sampai tuntas. Siapa saja yang ikut bermain," ujar Uchok.

Ditandaskannya pula, tidak mungkin PT. PJA dapat membuat Addendum dengan WAIP tetapi masalah yang sudah terjadi  tidak diselesaikan.

Hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan dari pihak PT Pembangunan Jaya Ancol ataupun Gatot.

Baik pihak PT Pembangunan Jaya Ancol ataupun Gatot teleponnya tidak bisa dihubungi.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas