Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hingga Agustus 2017 Hindari Semanggi, Ini Jalur Alternatifnya

Dalam rangka pelaksanaan Pekerjaan Pengembangan Simpang Susun Semanggi akan dilakukan penutupan jalur cepat pada simpang Semanggi.

Hingga Agustus 2017 Hindari Semanggi, Ini Jalur Alternatifnya
Harian Warta Kota/henry lopulalan
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjelaskan proyek jembatan layang simpang susun Semanggi dalam acara groundbreaking di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (8/4). Proyek simpang susun Semanggi yang memakan biaya Rp360 miliar itu ditargetkan selesai pada 17 Agustus 2017. Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam rangka pelaksanaan Pekerjaan Pengembangan Simpang Susun Semanggi akan dilakukan penutupan jalur cepat pada simpang Semanggi.

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan menjelaskan pihaknya sudah melakukan pengaturan lalu lintas terkait penutupan tersebut.

Perhatikan pengalihan arus lalu lintas berikut:

1. Kendaraan dari arah Timur (Cawang) yang akan menuju ke arah Selatan (Blok M) diarahkan menuju atau masuk jalur lambat Jalan Jenderal Sudirman atau dapat menggunakan jalur alternatif Jalan SCBD - Jalan Jenderal Sudirman - dan seterusnya.

2. Kendaraan dari arah Selatan (Blok M) yang akan menuju ke arah Barat (SLipi) diarahkan melalui jalur lambat Jalan Jenderal Sudirman atau dapat menggunakan jalur alternatif Jalan Pintu Gelora 1 - Jalan Asia Afrika - dan seterusnya.

 3. Kendaraan dari arah Utara (Bundaran HI) yang akan menuju ke arah Timur (Cawang) diarahkan melalui jalur lambat Jalan Jenderal Sudirman atau dapat menggunakan jalur alternatif Jalan Prof Dr Satrio - Jalan Casablanca - dan seterusnya.

Bisa juga melalui Jalan Galunggung - Jalan Sultan Agung - Manggarai - dan seterusnya, serta Jalan Imam Bonjol - Jalam HR Rasuna Said - dan seterusnya.

4. Kendaraan dari arah Barat (Slipi) yang akan menuju ke arah Utara (Bundaran HI) diarahkan menuju atau masuk jalur lambat Jalam Jenderal Sudirman atau dapat menggunakan jalur alternatif Jalan Danau Sentani - Jalan Bendungan Jatiluhur - Jalan Bendungan Hilir - dan seterusnya.

"Pengaturan lalu lintas tersebut akan dilaksanakan mulai 12 Juni 2016 sampai dengan 12 Agustus 2017," kata Andri Yansyah, Jumat (10/6/2016).

Ia mengimbau selama penutupan jalur cepat pada Simpang Semanggi pengguna jalan agar dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas
yang ditetapkan.

"Mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan, dan mengutamakan keselamatan di jalan," ucapnya.

Ikuti kami di
Penulis: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas