Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilgub DKI Jakarta

Bupati Bojonegoro: Saya Tak Masuk Survei, Tapi Masuk Jalur Cinta

Suyoto mengakui dirinya tidak termasuk dalam calon yang diperhitungkan dalam survey, namun ia masuk dalam 'jalur cinta'.

Bupati Bojonegoro: Saya Tak Masuk Survei, Tapi Masuk Jalur Cinta
Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Bupati Bojonegoro Suyoto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bupati Bojonegoro Suyoto menegaskan ia percaya semua hal yang diinginkan manusia hanya milik Allah.

"Saya percaya jabatan, pujian, rezeki, cinta, dan yang tak bisa diungkap, itu hanya milik Allah," ujar Yoto, saat menghadiri Silaturahmi Kandidat Cagub DKI Jakarta dengan Ulama se-DKI, Jabar, dan Banten' ditemui di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/6/2016).

Pria yang akrab disapa Kang Yoto tersebut menegaskan dengan bijak, tugas manusia adalah membuat sebab.

"Tugas manusia membuat sebab, akan semua itu datang pada kita," imbuhnya.

Menurutnya, kekuasaan bisa dimiliki seseorang jika ia dicintai.

"Salah satu sebab orang punya kekuasaan itu adalah dicintai, dan sebab dicintai karena dia memberikan manfaat pada orang," tegasnya.

Ia mengakui dirinya tidak termasuk dalam calon yang diperhitungkan dalam survey, namun ia masuk dalam 'jalur cinta'.

Saya tak masuk survey, tapi saya masuk jalur cinta, cinta itu cuma dua, memberi manfaat dan menarik," tuturnya bijak.

Terkait Majelis Pelayan Jakarta (MPJ) sebuah organisasi yang menyelenggarakan acara silaturahmi pada hari itu, ia menganggap bahwa MPJ mendorong para kandidat cagub DKI untuk memberikan manfaat bagi warga Jakarta.

"MPJ ini mendorong semua calon untuk memberi manfaat buat DKI, dan menarik perilakunya, sehingga harus selalu dibimbing pula," tandasnya.

Sebelumnya, Majelis Pelayan Jakarta (MPJ) menggelar acara Silaturahmi Kandidat dengan Ulama se-DKI, Jabar, dan Banten', yang digelar di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jumat (24/6/2016).

Acara tersebut hanya dihadiri oleh dua dari tujuh orang kandidat Calon Gubernur DKI Jakarta yang akan menantang Ahok pada 2017 mendatang.

Hanya mantan Menpora Adhyaksa Dault dan Bupati Bojonegoro Suyoto yang terlihat hadir dalam acara tersebut, sementara kandidat lainnya seperti Pengusaha Sandiaga Salahuddin Uno, Ketua Umum Partai Bukan Bintang Yusril Ihza Mahendra, Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Ustaz Yusuf Mansur, serta Nurdin Abdullah tidak menghadiri acara tersebut.

Ikuti kami di
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas