Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Ketika Ahok Tinjau Ruangan Bersuhu Minus Delapan Derajat Celcius

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyempatkan diri meninjau stok vaksin di kantor Dinas Kesehatan DKI Jakarta, di Jalan Kesehatan.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Ketika Ahok Tinjau Ruangan Bersuhu Minus Delapan Derajat Celcius
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyempatkan diri meninjau stok vaksin di kantor Dinas Kesehatan DKI Jakarta, di Jalan Kesehatan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/7/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyempatkan diri meninjau stok vaksin di kantor Dinas Kesehatan DKI Jakarta, di Jalan Kesehatan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Ahok yang mengenakan batik coklat melakukan peninjauan setelah memberikan pengarahan di auditorium Dinas Kesehatan.

Dia didampingi Kepala Dinas Kesehatan DKI Koesmedi Priharto dan Sekretaris Dinas Kesehatan DKI Een Haryani.

Di sana Ahok diharuskan menggunakan jaket yang telah disediakan untuk melakukan pengecekan di ruang pendingin (cold room) dengan suhu minus dua sampai delapan derajat celsius.

Ruang pendingin itu dapat menampung 20 ribu vaksin.


Tribunnews.com/ Dennis Destryawan

Berita Rekomendasi

"Kami punya dua tempat penyimpanan vaksin. Bisa menampung berkisar 20 ribu," ujar Koesmedi yang mendampingi Ahok melakukan peninjauan.

Dinas Kesehatan DKI memperoleh vaksin dari Kementerian Kesehatan.

Vaksin disiapkan untuk 150 ribu bayi di Jakarta.

Masyarakat bisa memperoleh vaksin gratis di beberapa tempat pelayanan kesehatan, semisal Puskesmas Kecamatan, rumah sakit, dokter pribadi, bidan, dan klinik.

Ahok menyatakan setiap anak yang ada di Jakarta, begitu mau mendaftarkan diri di Sekolah Dasar harus memiliki sertifikat imunisasi dasar.

Sertifikat itu menjadi salah satu persyaratan anak masuk Sekolah Dasar.

Hal itu juga mendorong setiap anak melakukan imunisasi.

"Kalau tidak ada sertifikat, anak kamu tidak bisa sekolah loh. Jadi orang DKI itu, tidak mungkin tidak divaksin. Tanpa vaksin, kamu tidak bisa sekolah. Itu yang kita lakukan dan terapkan," kata Ahok.

Rangkaian imunisasi dasar adalah imunisasi yang harus diberikan kepada bayi sebelum berumur satu tahun.

Imunisasi yang wajib diberikan adalah Imunisasi BCG, Imunisasi DPT, Imunisasi polio, Imunisasi Campak, dan Imunisasi Hepatitis B.

Sertifikat imunisasi dikeluarkan puskesmas terdekat atau suku dinas kesehatan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas