Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ahok Semprot Kontraktor: Permainan Pengadaan Barang di Pemerintahan Saya Tahu Semua

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mencecar kontraktor dari Badan Usaha Milik Negara, Daerah, Swasta, dan Badan Pelayanan Pengadaa

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Ahok Semprot Kontraktor: Permainan Pengadaan Barang di Pemerintahan Saya Tahu Semua
Tribunnews.com/ Lendy Ramadhan
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mencecar kontraktor dari Badan Usaha Milik Negara, Daerah, Swasta, dan Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ).

Ahok memberikan pengarahan kepada para kontraktor BUMN, BUMD, Swasta dan Penyedia Beton Precast.

Acara dilangsungkan di Balai Agung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (23/8/2016).

Ahok yang mengenakan seragam hijau Pegawai Negeri Sipil mencecar para kontraktor.

"Permainan pengadaan barang di pemerintahan saya tahu semua," kata Ahok di depan ratusan orang yang hadir di Balai Agung.

Kemudian dia menceritakan pengalamannya sebagai pengusaha dan seorang birokrat.

Rekomendasi Untuk Anda

Dia yang sedang menjajaki karir dari bawah itu, mengatakan sudah tahu seluk beluk 'permainan' pengadaan barang.

"Di Jakarta tidak ada lagi kesempatan untuk bermain," katanya.

Kata dia, selama tiga tahun ini dirinya mengaku tahu ada permainan dalam pengadaan barang dan jasa.

"Tapi tidak apa-apa, saya orangnya sabar kok. Orang bilang saya tidak sabar, oh saya sabar. Saya tunggu mainnya seperti apa. Saya sudah dapat," ucapnya.

Ahok menegaskan tidak bisa lagi para kontraktor 'bermain'.

Dia menjelaskan, Indonesia akan menjadi negara dengan mengedepankan transaksi non tunai.

Pemerintah juga menjalin kerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.

Sehingga dapat memberantas tindak pidana pencucian uang.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas