Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

''Interupsi Yang Mulia, Bapak Mirna Naruh di Meja Sebelum Sidang, Itu Bukan Bukti yang Sah''

Tak berapa lama kemudian, Darmawan tampak keluar dari ruang sidang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in ''Interupsi Yang Mulia, Bapak Mirna Naruh di Meja Sebelum Sidang, Itu Bukan Bukti yang Sah''
Tribunnews.com/Yurike Budiman
Darmawan Salihin menunjukkan dua foto jasad Mirna yang dijadikan bukti persidangan, Rabu (7/9/2016) di PN Jakarta Pusat. 

Dia meletakkan dua lembar foto di tiap-tiap meja hakim saat majelis hakim belum masuk ke dalam ruang sidang.

Kepada wartawan di luar ruang sidang, Darmawan memperlihatkan foto yang dia berikan kepada jaksa penuntut umum dan hakim. Jumlahnya dua foto.

Foto pertama menunjukkan wajah Mirna ketika baru saja meninggal di Rumah Sakit Abdi Waluyo.

Foto kedua menunjukkan wajah Mirna sesaat setelah dimandikan di Rumah Duka Dharmais.

Darmawan membandingkan kedua foto tersebut. Ketika Mirna baru saja meninggal, wajahnya masih putih dan tidak ada perubahan.

Perubahan baru tampak beberapa hari setelahnya ketika Mirna sudah disemayamkan di rumah duka.

Menurut dia, bukti foto tersebut mendukung pernyataan bahwa Mirna meninggal karena keracunan sianida yakni warna kulit kemerahan.(Nursita Sari)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas