Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Nachrowi: Ruhut Mau Maju, Mundur, Atret, Itu Hak Pribadi

Nachrowi menyatakan, hal tersebut adalah hak politik dari Ruhut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Nachrowi: Ruhut Mau Maju, Mundur, Atret, Itu Hak Pribadi
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli, saat ditemui usai apel HUT ke-15 Partai Demokrat, di kantor DPD Demokrat DKI Jakarta, Sabtu (10/9/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nachrowi Ramli, ketua tim pemenangan pasangan calon, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, mengomentari sikap politikus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, yang mendukung pasangan calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

Nachrowi menyatakan, hal tersebut adalah hak politik dari Ruhut.

"Pak Ruhut punya hak politik kita hargai. Pak Ruhut juga tidak ada kaitannya dengan tim pemenangan. Dia mau maju, mundur, atret, itu hak pribadi," kata Nachrowi, saat ditemui dalam acara konsolidasi dengan relawan Agus-Sylvi, di Matraman, Jakarta Timur, Rabu (5/10/2016).

Namun, lanjut Nachrowi, Demokrat memiliki aturan mengenai sanksi terhadap kader yang melanggar dan hadiah yang diberikan kepada kader berprestasi.

Soal masuknya Ruhut dalam tim pemenangan Ahok-Djarot, Nachrowi mengatakan bahwa hal itu menunggu hasil Komisi Pengawasan Demokrat.

"Tunggu hasil Komwas," ujar Nachrowi.

Komite Pengawas (Komwas) dan Dewan Kehormatan (Wanhor) Partai Demokrat masih memproses sanksi yang akan dijatuhkan bagi Ruhut Sitompul.

Rekomendasi Untuk Anda

Secara etika, Ruhut dinilai telah melampaui batas karena memilih sikap berbeda dengan keputusan partai terkait Pilkada DKI Jakarta.

Ruhut memilih mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat daripada pasangan yang diusung Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan, proses tersebut masih berjalan.

Pemeriksaan terhadap Ruhut mundur karena yang bersangkutan tak memenuhi panggilan.(Robertus Belarminus)

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas